Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Taman Krida Kudus Kembali Dikucuri Dana Rp 2 Miliar

Warga berada di depan Taman Krida Kabupaten Kudus, Rabu (25/1/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)
Warga berada di depan Taman Krida Kabupaten Kudus, Rabu (25/1/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Wisata Taman Krida Kudus, di kompleks GOR mendapatkan kucuran dana Rp 2,7 miliar. Dana itu dialokasikan pada APBD 2017 ini. Kucuran dana tersebut merupakan upaya lanjutan dalam penataan kembali Taman Krida.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus Yuli Kasianto mengatakan, bantuan tersebut sudah siap dilakukan. Proses perencanaan juga sudah dilakukan. Saat ini tinggal menunggu proses lelang dan pekerjaannya. “Pada APBD murni ada alokasi anggaran buat Taman Krida. Anggaran sejumlah Rp 2,7 miliar tersebut kami gunakan untuk perbaikan Taman Krida di bagian barat” katanya kepada MuriaNewsCom. 

Pada sisi timur Taman Krida terlihat apik. Terbukti dengan adanya Taman Lampion, yang membuat kawasan menjadi terlihat mewah dan bagus. Untuk itu penataan juga akan dilakukan di bagian barat taman. Tepatnya di bagian dalam.

Penataan yang dimaksud, di antaranya adalah pengurukan fondasi taman. Kondisi taman yang lebih rendah ketimbang jalan berisiko banjir atau penuh genangan air saat hujan tiba. Untuk itu pengurukan dilakuan agar air tak menggenangi taman. Selain itu, bakal pula dibuatkan jalan setapak pada sisi tengah taman. Jalan setapak dibuat memutar, dan akan dikelilingi dengan tanaman. Jalan tersebut nanti disambungkan dengan Taman Lampion. Itu sekaligus jadi jalan keluar dari Taman Lampion.

“Untuk bagian depan di barat sudah bagus, tinggal dipikirkan pada bagian timurnya saja yang kini masih digunakan untuk jualan tanaman. Ini masih dicari lokasinya yang pas,” ujarnya.

Dia merencanakan, pintu masuk dan keluar Taman Krida akan dibuat berbeda. Jika selama ini pintu masuk dan keluar dari bagian selatan semua. Ke depannya, pintu keluar akan digunakan dari bagian utara taman. Pihaknya berharap,  dengan menghidupkan taman, maka para PKL di kawasan GOR agar lebih ramai. Jadi dengan taman yang ramai, jalan pengunjung diatur, maka PKL juga nantinya bakalan ramai. Dan pedagang juga dipastikan akan senang.

“Setelah itu tinggal menunggu pembangunan aula tengahnya. Soalnya anggarannya tidak cukup jika dengan mengubah sisi tengah taman atau aulanya. Sebab saya pengen pembangunan model pencu Kudusan dan ukir,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...