Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ditanya Warga Soal Kesejahteraan Nelayan dan Pengembangan Wisata di Jepara, Ini Jawaban Calon Bupati

Debat terbuka yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara di Gedung Wanit Jepara, Selasa (24/1/2017) malam.(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Debat terbuka yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara di Gedung Wanit Jepara, Selasa (24/1/2017) malam.(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Jepara – Dalam debat terbuka yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara di Gedung Wanit Jepara, Selasa (24/1/2017) malam, tak hanya moderator saja yang memberikan pertanyaan terhadap pasangan calon, namun ada juga segmen pertanyaan yang berasal dari warga yang dikemas dalam sebuah video.

Pada kesempatan itu, paslon nomor 1 Subroto-Nur Yahman mendapatkan pertanyaan dari Solihul Hadi, yang merupakan seorang nelayan. Tak jauh dari pekerjaannya sehari-hari, Solihul menanyakan mengenai cara yang dilakukan Subroto-Nur Yahman untuk mensejahterakan nelayan jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati.

Menanggapi hal ini, Subroto mengatakan, jika para nelayan harus bisa menjaga kelestarian laut. Sehingga, kapal cantrang harus bisa dikurangi, supaya biota laut tak rusak dengan adanya kapal cantrang.

“Nelayan Jepara rata-rata nelayan kecil, dan biasanya hanya melaut sejauh 5 mil. Selain itu, mereka bisa membudidayakan udang dan ikan, untuk mengantisipasi saat ada musim baratan yang dapat mengurangi pendapatan nelayan. Dengan budidaya udang maupun ikan itu, nelayan  bisa mendapatkan penghasilan dari budidaya tersebut,” ungkapnya.

Paslon nomor 2 juga kembali mendapatkan pertanyaan dari warga bernama Liscorini dari Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Jepara terkait perlindungan anak dan perempuan di Jepara. “Peran Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan di Jepara harus ditingkatkan. Supaya pendidikan anak bisa berkembang dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, paslon nomor 2 Ahmad Marzuqi-Dian Kristiandi juga mendapatkan pertanyaan dari warga. Kali ini dari Lilo Sunarto, pelaku wisata di Jepara. Lilo menanyakan bagaimana cara mengembangkan potensi wisata yang ada di Kota Ukir tersebut.

Mendapatkan pertanyaan tersebut, Marzuqi menyampaikan, jika pengembangan potensi wisata di Jepara dapat dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya pengembangan di sektor wisata religi. Dirinya mencontohkan Negara Arab bisa mendapatkan masukan dari pendapatan dari wisata religi berupa haji dan umroh.

Terakhir, pasangan ini mendapat pertanyaan dari A.Sahil, tokoh NU di Jepara. Sahil menanyakan komitmen paslon untuk memerangi narkoba, apakah nantinya bakal membuat peraturan bupati yang didalamnya akan memuat kurikulum tentang bahaya narkoba.

Dalam hal ini, Dian Kristiandi, calon wakil bupati yang menanggapi. Dian memaparkan, jika untuk memerangi narkoba, pihaknya akan membuat perbup terkait narkoba.”Nantinya, perbup itu akan diisi tentang kurikulum bahaya narkoba. Sebab saat ini narkoba tidak serta merta menyerang orang dewasa. Namun narkoba saat ini sudah meracuni anak anak sekolah. Selain itu, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak pemprov atau pusat untuk bisa dibentuk tim BNN tingkat kabupaten,” ucapnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...