Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Banjir Akibat Hujan Rendam Permukiman di Jati Kudus

banjir jati
Warga membersihkan rumahnya yang didera banjir di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Senin. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Hujan lebat yang melanda Kudus semalam Minggu (22/1/2017), mengakibatkan banjir di sejumlah tempat di Kudus, Senin (23/1/2017). Genangan juga berasal dari sejumlah limpasan sungai yang meluap. Limpasan tersebut sampai merendam rumah warga.

Seperti halnya di Kecamatan Jati, Kudus. Sejumlah tempat terendam banjir. Pemandangan tersebut nampak pada di Dukuh Kencing, Desa Jati Wetan.

A Kusuma, warga setempat mengatakan warga sudah waspada sejak semalam. Saat itu hujan cukup tinggi di kawasan Jati. “Tidak semua daerah kena banjir, paling yang kena banjir bagian tengah ke timur saja. Sementara bagian barat masih cukup aman lantaran kondisi tanahnya cukup tinggi,” kata Kusuma kepada MuriaNewsCom di lokasi.

Warga masih siaga. Melihat cuaca yang masih mendung serta air di Sungai Gelis yang nyaris meluap, membuat warga siaga. Banjir di kawasan tersebut memang beberapa kali terjadi di musim hujan. Namun setelah dibangunkan talut di bantaran sungai Gelis, banjir jarang dijumpai lagi. Hal itu karena air melimpas ke bagian barat sungai ketimbang ke timur.

Sementara, Camat Jati Andreas Wahyu mengatakan jika hujan lebat yang terjadi semalam membuat sejumlah kawasan mengalami genangan. Seperti halnya di desa Jati Wetan dan Tanjung karang. “Kedua daerah di Jati itu memang sering terjadi banjir. Bahkan beberapa kali sampai masuk kedalam rumah, saat hujan tiba sangat lebat,” ungkap dia.

Dikatakan Andreas, ketika hujan semalam langsung dilakukan pemantauan oleh pihak kecamatan. Beberapa ruas jalan dan gang terendam oleh air. Bahkan diakuinya kalau genangan sampai memasuki kawasan rumah.”Jumlahnya hanya sedikit yang sampai masuk rumah. Ada tapi hanya beberapa saja dan jumlahnya sangat kecil,” ungkap dia. 

Ditambahkan, banjir terjadi karena limpasan air dari sungai Wulan. Terlebih, semenjak kemarin terjadi perbaikan tanggul di wilayah perbatasan Kudus Purwodadi, yang menyebabkan air melimpas ke permukiman.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...