Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kios Kuliner di Kawasan Pungkruk Jepara Bakal Difungsikan Tahun Ini

Bangunan kios kuliner di kawasan Pungkruk, Jepara. Tahun ini, rencananya kios tersebut akan difungsikan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Bangunan kios kuliner di kawasan Pungkruk, Jepara. Tahun ini, rencananya kios tersebut akan difungsikan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Pengelolaan kawasan Pungkruk menjadi wisata kuliner masih setengah-setengah. Pasalnya, dua tahun berselang sejak bekas bangunan tempat karaoke itu diruntuhkan pada pada 2015 lalu, hingga saat ini belum kelihatan hasilnya. Hingga awal tahun ini, belum terlihat tanda-tanda bahwa Pungkruk bakal jadi wisata kuliner. Tahun ini, juga dipastikan tak ada penambahan bangunan untuk kios. Kios yang dibangun tahun lalu juga masih perlu penataan.

Kabid Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang Jepara Ari Bachtiar mengatakan, tahun ini tak ada penambahan pembangunan kios tambahan. Ataupun pembangunan dan perbaikan lainnya.

Dia melanjutkan, pembangunan kios, tahun lalu meghabiskan dana Rp 900 juta. Sedangkan penggunaan atau pengelolaan kios menjadi menjadi tanggung jawab Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

 ”Kami hanya bangun. Kalau pemfungsiannya nanti di pariwisata. Kami juga belum tahu tahun ini pariwisata ada penambahan atau tidak. Yang jelas kalau di kami tidak ada,” ujarnya.

Terpisah, Kabid Destinasi Wisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Zamroni Lestiaza mengatakan, pembangunan berupa kios di kawasan Pungruk juga tidak ada di  tahun ini. Hanya saja Disparbud memberikan penganggaran perbaikan lingkungan di sekitar kios. 

“Tahun ini akan kita anggarkan senilai Rp 200 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 untuk perbaikan lingkungan di sekitar kios. . Karena di sekiling kios masih perlu ditata. Nanti akan dipaving. Selain itu, tahun ini juga kami anggarkan untuk penerangan di lingkungan kios tersebut. Rencananya pakai lampu tenaga surya. Cuma kita belum menghitung akan dipasang berapa lampu. Masih proses perencanaan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, setelah dilakukan penataan, kios tersebut akan difungsikan. Bangunan terdapat empat bagian. Namun, pihaknya belum tahu akan ditempati berapa pedagang. Pihaknya baru akan koordinasi dengan pihak desa dan paguyuban. 

“Kami belum bisa memastikan bulan apa bisa terealisasi. Karena kami masih perlu koordinasi. Tapi yang jelas, tahun ini akan difungsikan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...