Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Banyak Pemilik Usaha Minta Pohon Penghijauan di Depan Toko Mereka Ditebang, Alasannya Mengganggu

Ilustrasi
Ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Kasi Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Jepara Himawan geram dengan seringnya pemilik usaha yang berada di jalan protokol meminta agar pohon Penghijauan yang berada di tepi jalan atau depan tempat usaha mereka ditebang.

“Alasan mereka meminta ditebang itu, katanya tergangganggu dengan pohon penghijauan yang berada di depan tempat usaha mereka. Padahal sudah jelas, pohon itu ditanam dan tumbuh lebih dulu dibanding keberadaan toko atau tempat mereka usaha. Kalau tak ingin terganggu dengan adanya adanya pohon itu ya jangan di situ. Pohon ini untuk penghijauan, yang memang sengaja ditanam oleh pemda,” katanya.

Dirinya mengatakan, jika mereka terkadang sengaja datang ke kantor untuk meminta izin agar pohon yang ada di depan tempat usaha mereka ditebang. Atau, terkadang juga melalui sambungan telepon, yang meminta pohon penghijauan ditebang. Rata-rata, mereka katanya yang memiliki usaha di tepi jalan protokol.

“Kalau hal ini diizinkan, ya dampakanya penghijaun yang ada di tepi jalan akan gundul. Selain itu, kalau ada yang diizinkan satu atau dua orang saja, tentu yang lain akan iri dan minta semua ditebang. Tambah parah malah, nggak ada penghijauan di kota,” ungkapnya.

Menurutnya, pohon penghijauan ini terdapat di beberapa titik jalan protokol, di antaranya di Tahunan, Jepara Kota, Jalan Bangsri dan beberapa tempat lainnya.

Bahkan katanya, beberapa waktu lalu juga ada perusahaan swasta yang meminta izin untuk mendirikan papan iklan taman. Yang bila itu dizinkan, katanya, harus ada pohon yang ditebang. Sehingga, pihaknya ketika itu menolak keras.

“Dulu juga pernah ada perusahaan swasta asal Kudus yang meminta izin untuk mendirikan papan iklan di Taman Karang, Jalan Shima Pengkol, Jepara. Jika diizinkan, maka secara otomatis akan menebang penghijauan yang ada di situ. Selain itu, bila itu diizinkan, maka yang lain juga bisa meniru,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk penghijauan memang harus selalu dipantau terus menerus. Supaya nantinya pohon tersebut bisa tumbuih dan tidak diganggu oleh warga atau para pengusaha yang merasa diganggu oleh keberadaan pohon tersebut.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...