Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Detik-Detik Mengerikan Korban Banjir Bandang Wonosoco Kudus Terseret Arus

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai mengamati lokasi terseretnya warga yang hilang diterjang banjir bandang di Desa Wonosoco, Undaan, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)
Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai mengamati lokasi terseretnya warga yang hilang diterjang banjir bandang di Desa Wonosoco, Undaan, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Banjir bandang menerjang Desa Wonosoco RT 1 dan 4, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jumat (20/1/2017) siang. Satu orang dinyatakan hilang akibat terseret arus banjir. Korban diketahui bernama Alfian Misbahul Anam (17) warga Undaan Lor Rt 4 RW 4. Sampai malam ini, korban belum juga ditemukan.

Pengakuan rekan korban Zuwanatus Rhasyidah (15) warga Glagah Waru, saat itu korban bersama lima orang teman. Salah satunya adalah Rhasyidah.  Kepada MuriaNewsCom di lokasi, Rhasyidah menceritakan peristiwa itu. Tepatnya sekitar pukul 13.30 WIB, mereka berenam dengan empat motor berboncengan tiba di Desa Wonosoco. Desa itu merupakan desa wisata yang mempunyai pemandangan indah.

Baca juga : Banjir Bandang Wonosoco, Satu Orang Hilang Terseret Arus

Karena lelah, mereka duduk tak jauh dari Tourist Information Center (TIC) Desa Wonosoco. Mereka duduk di bawah pohon. Lokasi mereka berada di dataran rendah dengan dikelilingi perbukitan. Tiba-tiba saja, gemuruh air terdengar memekakkan telinga. Suara itu makin dekat. Dari dataran tinggi dekat mereka duduk. Air bah datang. Kepanikan mereka rasakan. Sebagian besar dari mereka sontak melarikan diri guna menyelamatkan nyawa masing-masing.

Korban bukannya ikut mereka menyelamatkan diri, tapi malah menyelamatkan sepeda motornya, Yamaha Mio. “Raksah ngurusi motor. Penting kowe slamet (Tidak usah mengurus sepeda motor. Yang penting kamu selamat),” kata Rhasyidah menirukan seruan teman-teman saat melihat korban dekati sepeda motornya.

Banjir bandang itu seketika menyeret tubuh korban bersama sepeda motornya. Tubuh korban hanyut terbawa arus. Beberapa warga juga melihat banjir bandang yang terjadi. “Banjirnya besar. Airnya deras,” kata salah satu saksi mata, Sukodiono.

Tiga sepeda motor lain milik mereka juga hanyut. BPBD, polisi, dan petugas lainnya masih melakukan pencarian tubuh korban  sampai Kali Londo. Mereka terbagi menjadi tiga kelompok.

“Pencarian korban akan terus dilakukan. Belum tahu akan sampai kapan. Yang penting cari dulu lagi,” kata Kepala BPBD Kudus Bergas C kepada MuriaNewsCom di lokasi pencarian.

Pantauan di lokasi, koordinasi dilakukan di Balai Desa Wonosoco. Tidak ada warga yang diungsikan, serta tidak ada dapur umum. Sampai pukul 21.30 WIB, koordinasi terus dilakukan.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...