Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Anggota Veteran Pati Siap Kawal NKRI di Era Globalisasi

Anggota TNI AD, polisi dan LVRI mengikuti agenda peringatan LVRI ke-60 di Gedung Juang 1945, Pati, Rabu (19/1/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)
Anggota TNI AD, polisi dan LVRI mengikuti agenda peringatan LVRI ke-60 di Gedung Juang 1945, Pati, Rabu (19/1/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Anggota Legiun veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Pati menyatakan siap mengawal persatuan dan kesatuan NKRI di era globalisasi. Hal itu dinyatakan dalam agenda HUT LVRI ke-60 di Aula Gedung Juang 1945, Jalan P Sudirman Nomor 61, Pati, Kamis (19/1/2017).

Dengan mengambil tema “LVRI Senantiasa Mengawal Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Koridor Bhinneka Tunggal Ika”, sebanyak 80 veteran menyatakan kesiapannya mengawal NKRI di era globalisasi. “Anggota Veteran terbukti mampu mengusir penjajah dari Tanah Air pada zaman kolonialisme. Namun, kami sadari, NKRI masih banyak rongrongan di era globalisasi saat ini,” ujar Ketua LVRI Pati, Let Kol (Purn) Ruskandar.

Veteran, kata dia, sudah banyak memberikan jasa kepada Indonesia yang telah ikut berjuang, membela, dan mempertahankan kedaulatan NKRI. Mereka sudah terbukti mengalahkan penjajah dan bisa merebut kemerdekaan. Kendati perjuangan untuk mempertahankan NKRI di era globalisasi menjadi tugas setiap warga, tetapi Veteran juga diharapkan bisa ikut mengawal NKRI dengan baik.

Senada dengan itu, Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma mengatakan, masyarakat saat ini tahunya hidup layak dan enak tanpa mengetahui perjuangan para Veteran dalam melawan penjajah. Karenanya, semangat juang Veteran mesti ditularkan kepada generasi penerus bangsa yang saat ini menghadapi perang proxy, sebuah perang tidak tampak yang mencoba merongrong keberadaan NKRI.

“Sekian lama, LVRI sudah mengawal republik ini dengan segenap perjuangan dan tumpah darah. Tapi, masih banyak orang yang kurang paham kenapa kita tiba-tiba bisa menikmati hidup yang layak. Semuanya berkat para pejuang bangsa yang harus kita lanjutkan perjuangannya di tengah peradaban globalisasi,” tutur Letkol Inf Andri.

Setiap organisasi, lanjutnya, mesti tidak dibuat untuk kepentingan pribadi. Namun, organisasi harus berdiri di atas kepentingan bersama, termasuk kepentingan bangsa dan negara. Hal itu untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan yang berhasil menyatukan NKRI.

“Gedung Juang yang kita gunakan ini sudah kita bantu, baik dalam perawatan maupun perbaikan. Selama ini, Gedung Juang 1945 sudah dimanfaatkan untuk Veteran, kegiatan Pramuka, dan tempat untuk berbagi pengalaman tentang perjuangan mengawal NKRI,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...