Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ribuan Warga Hadiri Haul Akbar di Ngroto Grobogan

Ribuan jemaah mengikuti kegiatan pengajian di Pondok Pesantresn Miftahul Huda Desa Ngroto, Gubug, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus) 
Ribuan jemaah mengikuti kegiatan pengajian di Pondok Pesantresn Miftahul Huda Desa Ngroto, Gubug, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus) 

MuriaNewsCom, Grobogan – Seperti tahun-tahun sebelumnya, agenda rutin Haul Akbar Desa Ngroto, Kecamatan Gubug yang dilangsungkan Kamis (19/1/2017) dihadiri ribuan jamaah dari berbagai kota. Pelaksanaan kegiatan haul akbar ini dipusatkan di kompleks Pondok Pesantres Miftahul Huda Desa Ngroto yang dipimpin oleh KH Munir Abdullah.

Acara haul juga diisi dengan zikir Maulidurrasul Muhammad SAW sudah dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Bupati Grobogan Sri Sumarni berserta sejumlah pimpinan FKPD dan pejabat terkait ikut menghadiri acara tersebut.

Acara tersebut, juga dihadiri Ketua Umum Al Khidmah Pusat M Emil Sanif Tarigan. Acara haul menghadirkan penceramah KH Toyfur Muwardi dari Purwokerto.

Sri dalam kesempatan itu mengaku sangat berbahagia bisa hadir dalam acara haul akbar dan bersilaturahmi dengan para ulama. Dia berharap agar kegiatan haul akbar hendaknya mampu mendorong semangat masyarakat untuk bahu membahu melanjutkan pembangunan yang sudah dirintis para pendahulu.

Sri Sumarni juga sempat menyinggung peran para kiai dan alim ulama yang sangat gigih memperjuangkan kemerdekaan RI. Kemudian, di kalangan Nahdlatul Ulama juga saat itu juga dikenal dengan istilah resolusi jihad yang mampu menyatukan dan menggelorakan para santri dan kaum nahdliyyin dalam merebut kemerdekaan.

“Semangat para pendahulu harus kita lanjutkan. Untuk itu, sebagai generasi penerus, kita harus selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, ras, bahasa, dan agama,” katanya.

Sri juga meminta agar kaum muslimin dan muslimat di Grobogan untuk senantiasa memelihara suasana kondusif. Sebab, dengan suasana seperti itu maka pelaksanaan pembangunan bisa dilakukan dengan aman, nyaman, dan lancar.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...