Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Wisata Colo Kudus Gagal Penuhi Target Pendapatan 2016

Pengunjung wisata Colo mendaki tangga menuju arah Makam Sunan Muria, Kabupaten Kudus, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/ Faisol Hadi)
Pengunjung wisata Colo mendaki tangga menuju arah Makam Sunan Muria, Kabupaten Kudus, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/ Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – UPT Colo Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus gagal penuhi target pendapatan di 2016. Mereka hanya mampu memenuhi 99,14 persen dari target yang ditetaplan.

Kepala UPT Colo Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus Mutrikah mengatakan, pada 2016 pihaknya mampu menyetor  Rp 1,375.470.000. Padahal jumlah targetnya sekitar Rp 1.387.291.000.  “Hanya terealisasi Rp 1,37 miliat saja atau 99,14 persen. Jadi masih ada kekurangan pendapatan sebesar Rp 11.821.000 yang tidak tercapai di 2016 kemarin,” kata Mutrikah kepada MuriaNewsCom di ruang kerjanya, Kamis (19/1/2017). 

Menurutnya, meski gagal mencapai target, namun realisasi pendapatan 2016 mengalami peningkatan hampir 15 persen dibanding tahun sebelumnya. Melihat catatan pada 2015, total pendapatan hanya mencapai Rp 1.157.758.500 atau 84,23 persen dari target yang dibebankan Rp 1.374.385.000. Sedang tahun 2016, capaianya mencapai hampir 100 persen dari target.

Pencapaian target terutama terpenuhi dari pendapatan retribusi pengunjung peziarah. Karena hal itu sudah memiliki pangsa yang jelas setiap tahunnya. Kemudian yang tercapai juga ada dari penginapan villa, pondok wisata, taman ria dan retribusi PKL. 

Sedangkan intuk pendapatan dari Hotel Graha Muria masih minus, dengan realisasinya hanya mencapai 69,84 persen. Tidak tercapainya pada sektor  hunian kamarnya, karena tidak semua tamu yang mau menginap di hotel dapat terlayani.

“Kami memiliki aturan, kalau tamu yang tidak suami-istri tidak boleh sewa satu kamar. Itu yang juga berpengaruh kepada target. Namun bagi tamu yang memaksa tetap tidak dapat kami layani,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...