Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Antisipasi Konflik,Rencana Penggabungan Paguyuban Becak dan Ojek Menara Akan Disosialisasikan

Penarik becak mangkal menunggu penumpang di area Menara Kudus, Selasa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)
Penarik becak mangkal menunggu penumpang di area Menara Kudus, Selasa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Rencana penggabungan paguyuban ojek dan becak menjadi satu di kawasan Bakalan Krapyak Kudus, berpotensi menyebabkan gesekan. Untuk itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus merencanakan adanya sosialisasi dulu.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Didik Sugiharto mengatakan, rencana dilakukan sosialisasi sebenarnya sudah terjadwal pekan lalu. Hanya, lantaran satu hal, maka sosialisasi belum bisa dijalankan sampai sekarang.

“Rencananya bulan ini akan dilakukan sosialisasi. Tempatnya di Terminal Bakalan Krapyak. Namun kepastiannya masih belum tahu karena kami menunggu paguyuban juga,” katanya kepada MuriaNewsCom di Kudus, Selasa (17/1/2017).

Menurutnya, sosialisasi sangat penting dilakukan. Karena dapat mengetahui respons dari paguyuban di dua tempat. Dengan sosialisasi juga akan mampu menampung aspirasi dan keinginan dari paguyuban. Dia mengatakan, jadwal operasi tetap sama, yakni siang hari untuk becak dan malam harinya ojek. Namun semuanya berangkat dari Terminal Bakalan Krapyak, dan kembali setelah membawa penumpang dari pangkalan.

Dengan pembagian waktu 24 jam yang terbagi dua sif, maka rata-rata ada 500 lebih tiap sif. Dan jumlah tersebut dianggap mencukupi kebutuhan peziarah dari terminal ke Menara Kudus dan sebaliknya. Selain itu , kata dia, kebut-kebutan penarik ojek dan becak juga tak muncul lagi. Sebab model yang diterapkan adalah model antre sesuai urutan.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...