Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kantor Camat Karangrayung Grobogan Kebanjiran

Mobil menerobos banjir di Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Sabtu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Mobil menerobos banjir di Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Sabtu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Penataan saluran drainase di sekitar. kantor Kecamatan Karangrayung tampaknya mendesak dilakukan. Sebabnya, tiap hujan deras mengguyur kawasan tersebut selalu kebanjiran. Seperti ketika hujan deras mengguyur pada Sabtu (14/1/2017) dari siang hingga petang.

Informasi yang didapat menyebutkan, akibat hujan selama hampir lima jam, kawasan sekitar kantor kecamatan mulai kebanjiran. Bahkan, halaman kantor penuh air hingga di atas mata kaki orang dewasa. Namun, air dilaporkan tidak sampai masuk ruangan kantor.

Kemudian, ruas jalan raya Karangrayung-Juwangi depan kecamatan juga tergenang sepanjang 500 meter dengan ketinggian air sekitar 30 cm. Akibatnya, arus kendaraan sempat tersendat karena harus berjalan pelan-pelan. Selain itu, air luapan dari saluran drainase dikabarkan sempat pula masuk ke rumah penduduk yang lokasinya agak rendah. Jumlah rumah yang sempat kemasukan air ini tidak banyak, sekitar belasan saja.

Camat Karangrayung Hardimin ketika dimintai komentarnya menyatakan, banjir dadakan itu sudah rutin terjadi saat hujan deras mengguyur dalam waktu lama. Seperti yang terjadi pada hari ini. “Kalau hujan deras pasti kayak gini. Tapi, banjirnya hanya sebentar. Paling dua jam setelah hujan reda, airnnya sudah hilang. Ini, kondisi air sudah mulai turun,” katanya.

Menurutnya, banjir dadakan disebabkan banyaknya jembatan kecil diatas saluran drainase yang posisinya tidak terlalu tinggi. Kondisi itu menjadikan sampah yang terbawa air nyangkut di jembatan, sehingga airnya meluber keluar drainase.

“Di samping itu, kondiai drainase memang kurang lebar sehingga tidak bisa menampung banyak volume air. Kita harapkan ada penataan saluran drainase untuk mengatasi banjir dadakan ini,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...