Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

56 Orang Dilibatkan untuk Melipat Surat Suara Pilkada Jepara

 Puluhan orang melakukan pelipatan surat suara untuk Pilkada Jepara di Kantor KPU, Sabtu (14/1/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Puluhan orang melakukan pelipatan surat suara untuk Pilkada Jepara di Kantor KPU, Sabtu (14/1/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Sebanyak 56 orang dilibatkan untuk melaukan pelipatan surat suara untuk Pilkada Jepara 2017, di Kantor KPU Jepara, Sabtu (14/1/2017). Dari jumlah tenaga tersebut, dibagi enam kelompok.

Pelipatan surat suara tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Kemudian, untuk pelipatan surat suara ini  juga dijadwalkan akan berahir pada 20 Januari 2017 mendatang atau 7 hari kalender.

Komisioner KPU Jepara Divisi Keuangan dan Logistik Koko Suhendro mengatakan, pelipatan ini sementara diikuti oleh 56 orang, yang terdiri dari 19 laki-laki dan 37 perempuan. Namun jika diperlukan, nantinya juga bisa ditambah personel.

“Jika menjelang tanggal  20 Januari belum bisa selesai, maka kita bisa menambah personel lagi. Akan tetapi penambahan tersebut maksimal total 70 orang,” ujarnya.

Menurutnya, rata-rata tenaga yang ikut melipat surat suara tersebut, sebelumnya pernah melakukan pekerjaan yang sama, yakni mengikuti pelipatan suarat suara di tahun sebelumnya.Sehingga saat menjalankan tugas ini mereka sudah tahu dan pengalaman.

Selain itu, saat disinggung mengenai pengupahan terhadap tenaga pelipat surat suara tersebut, katanya, dibayar secara borongan. “Untuk upahnya sendiri dibayarkan secara borongan. Yakni per surat suara diberikan upah Rp 60. Sedangkan untuk setiap orang ditargetkan sebanyak 1.000 hingga 1.500 surat suara,” ujarnya.

Dia melanjutkan, untuk pelipatan ini, yang dilipat hanya sebanyak 881.316 lembar. Yang terdiri dari jumlah surat suara sesuai DPT 858.958 plus 2.5 persen atau 22.358. Sedangkan untuk 2 ribu surat suara cadangan yang akan digunakan untuk pemungutan suara ulang akan disimpan terlebih dahulu.

Dari pantauan di lapangan, ada beberapa ditemukan surat suara yang sudah rusak. Baik itu sobek, kusut, dan terkena tinta. “Untuk surat suara yang kedapatan sobek, kusut atau terkena titik tinta maka akan kita sisihkan. Sehingga nantinya seusai pelipatan berakhir. maka akan kita laporkan ke PT. Temprina Media Grafika selaku percetakan untuk bisa diganti,” ucapnya.

Dalam pelaporan ke perusahaan percetakan tersebut, ia memaparkan bahwa nantinya akan bisa diganti maksimal 3 hari setelah pelipatan ini berakhir. Dari pengalaman tahun sebelumnya, yakni ketika pelipatan surat suara untuk pilpres tahun lalu, surat suara yang rusak sebelum dilipat berkisar 2 persen dari jumlah total yang ada

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...