Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

KPU Jepara Gelar Raker Terpadu dengan Panwascam dan PPK

Bimbingan teknis yang digelar KPU Jepara bersama PPK dan Panwascam, di Aula Rumah Makan Maribu Jepara, Jumat (13/1/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Bimbingan teknis yang digelar KPU Jepara bersama PPK dan Panwascam, di Aula Rumah Makan Maribu Jepara, Jumat (13/1/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Mendekati pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Jepara yang akan digelar 15 Februari 2017 mendatang, kini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara terus melakukan persiapan. Mulai dari penataan ATK, surat suara maupun koordinasi antarlembaga penyelenggara pemilu.

Khusus untuk koordinasi dengan lembaga penyelenggara pemilu, kini KPU Jepara juga menggelar rapat kerja  terpadu bimbingan teknis (Bimtek) pemungutan suara dan penghitungan suara antara Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), yang berlangsung di Aula Rumah Makan Maribu Jepara, Jumat (13/1/2017).

Ketua KPU Jepara M. Haidar Fitri mengatakan, bimtek terpadu ini membahas tentang materi pemungutan dan penghitungan suara di setiap TPS. “Dengan koordinasi ini, diharapkan PPK dan Panwascam paham atas tugas masing-masing. Terlebih, nantinya perekapan hasil penghitungan suara di setiap TPS yang ada di desa akan direkap di tingkat kecamatan. Nantinya, diharapkan bisa saling koordinasi satu sama lain dalam menjalankan tugasnya,” kata Haidar.

Dengan diadakannya Bimtek Terpadu mengenai pemungutan suara dan penghitungan suara antara PPK dan Panwascam ini, diharapkan dapat menjalankan tugas di pilkada mendatang.”Mudah-mudahan dengan bimtek ini bisa menjadikan Pilbup Jepara yang berintegritas,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggara dan Hubungan Antar Lembaga Anik Sholihatun mengutarakan, rapat pertemuan tersebut untuk membangun sinergi dengan pengawas dan lembaga penyelenggara pemilihan umum yang ada.

“Terlebih pada saat menjalankan tugas perekapan suara di setiap desa yang akan dilakukan oleh PPK. Sehingga PPK dan Panwascam bisa saling bersinergi untuk menjalankan dengan integritas yang baik,” ujarnya.

Dia melanjutkan, setelah penghitungan rekap selesai, maka PPK langsung melakukan scaning form C1 dan lampirannya ke KPU.  Sehingga saat 15 Februari 2015 pukul 15.00 WIB, hasil sementara sudah bisa diketahui masyarakat luas. Selain itu, transparansi juga bisa terjaga.

Dengan adanya sistem tersebut, pihaknya juga mengimbau setiap PPS bisa menyediakan proyektor di balai desa untuk bisa melihat hasil sementara pilbup tersebut. “Saat ini kan setiap desa rata rata mempunyai jaringan internet atau wifi. Sehingga nantinya setiap PPS yang ada di desa bisa menyediakan layar dan proyektor untuk menunjukkan hasil sementara pilbup ini. Dan mereka (PPS) bisa langsung mengupdate website KPU dan bisa ditunjukan ke masyarakat luas,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono 

Comments
Loading...