Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Banyak Anak Desa Karangpaing Grobogan Latihan Tari, Ini Bentuk Kepedulian Pemdes 

Anak-anak mengikuti latihan tari di Desa Karangpaing, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Anak-anak mengikuti latihan tari di Desa Karangpaing, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Banyaknya anak yang berlatih tari di bawah bimbingan Sumardi di Desa Karangpaing, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, mendapat respons positif dari berbagai tokoh masyarakat dan pemerintahan desa  setempat.

Selain memberikan dukungan moral, alokasi anggaran juga disalurkan untuk mendukung upaya melestarikan kesenian tradisional tersebut.

Pada tahun 2016 dan 2017 ini, pihak desa juga mengalokasikan dana bantuan senilai Rp 5 juta untuk bantuan pengembangan seni tradisional. Dana ini dialokasikan dari APBDes Karangpaing.

“Kami sangat mendukung upaya pelestarian kesenian tradisional dibawah bimbingan Pak Sumardi. Pihak desa memberikan dukungan dengan memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta. Nilainya memang masih sangat kecil karena dana juga dialokasikan untuk keperluan masyarakat lainnya. Ke depan, kami secara bertahap akan meningkatkan besarnya bantuan untuk pelestarian kesenian tradisional karena ini kegiatan positif,” ungkap Sekretaris Desa Karangpaing Soeparno.

Dalam RPJMDes Karangpaing terdapat aspirasi dari masyarakat untuk membeli seperangkat alat karawitan. Adanya perangkat ini diyakini bakal lebih menarik minat anak-anak. Dengan demikian, bentuk kesenian yang dilestarikan semakin beragam, tidak sebatas tari tradisional saja.

“Rencana ke depan memang saya tidak hanya fokus pada tarian saja. Tetapi ada juga latihan karawitan, teater, dan pranotocoro (pembawa acara). Bertahap dulu, sementara konsentrasi ke tari,” kata Sumardi.

Sumardi merespons positif dukungan dari Pemdes Karangpaing terhadap upaya pelestarian kesenian tradisional tersebut. Dengan bantuan dana maka anak-anak Desa Karangpaing tidak dipungut biaya ketika mengikuti latihan.

“Dukungan dari desa untuk pengembangan kesenian saya rasa sangat bagus. Tiap latihan Minggu pagi, hampir selalu ada perangkat yang ikut menyaksikan anak-anak berlatih. Termasuk Pak Kades juga sering kesini liat latihan,” katanya.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Disporabudpar Grobogan Marwoto saat dimintai tanggapannya mengaku bangga dengan upaya yang dilakukan Sumardi untuk melestarikan kesenian tradisional tersebut. Harapannya, upaya itu bisa ditiru seniman lainnya. Sehingga nantinya banyak muncul sanggar-sanggar lain di berbagai desa di Grobogan. “Saya salut dengan upaya Mas Mardi. Semoga nantinya banyak seniman lain yang mengikuti jejaknya,” katanya.

Menurutnya, sosok Sumardi dalam urusan kesenian memang sudah tidak diragukan. Bahkan, selama ini, Sumardi sering ditunjuk jadi duta Grobogan dalam pentas kesenian di Taman Mini Indonesia Indah.“Saya kenal baik dengan Mas Mardi. Keluarganya merupakan seniman semua. Istri dan tiga anaknya juga seniman,” imbuhnya. 

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...