Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hutan Grobogan Masih Belum Bebas dari Pencuri

 

Petugas Perhutani KPH Purwodadi saat memeriksa salah satu pohon di kawasan hutan yang dicuri bulan Desember 2015 lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Petugas Perhutani KPH Purwodadi saat memeriksa salah satu pohon di kawasan hutan yang dicuri bulan Desember 2015 lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Administratur Perum Perhutani KPH Purwodadi Damanhuri meminta anak buahnya untuk terus meningkatkan kinerja. Prestasi yang sudah diraih sepanjang tahun 2016 diminta untuk terus ditingkatkan. Sedangkan hal-hal yang masih kurang harus bisa diperbaiki pada tahun 2017 ini.

“Dalam bekerja sudah tentu tidak bisa sempurna. Pasti ada kelebihan dan kekurangan. Untuk itu, semuanya harus semangat dan saling bekerjasama supaya kinerja tahun 2017 ini lebih baik dari sebelumnya,” kata Damanhuri saat menyerahkan surat perintah kerja tahun 2017 pada para kepala BKPH (Asper) yang dilangsungkan di aula kantornya, Kamis (12/1/2017).

Menurutnya, dalam kinerja tahun lalu, terjadi angka penurunan kasus pencurian kayu sekitar 11 persen. Pada tahun 2015, ada 490 pohon yang dicuri dengan nilai kerugian sekitar Rp 252 juta. Sedangkan pada tahun 2016, ada 436 pohon di kawasan hutan yang digasak orang dengan nilai kerugian Rp 129 juta.

Dikatakan, dengan total pegawai sebanyak 236 orang memang belum ideal untuk menangani kawasan hutan yang ditangani seluas hampir 20 ribu hektare. Meski demikian, berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga dan melestarikan kawasan hutan tersebut.

Antara lain melibatkan berbagai instansi terkait lainnya dan juga pemerintah daerah di wilayah kawasan hutan. Kemudian, pihaknya juga menggandeng masyarakat sekitar untuk ikut menjaga dan melestarikan kawasan hutan. Salah satunya melalui pembentukan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

“Untuk menjaga dan melestarikan kawasan hutan kita libatkan berbagai komponen, termasuk masyarakat sekitar. Kerja sama dengan masyarakat ini hasilnya positif,” kata Damanhuri didampingi Wakil Administratur Ronny Merdyanto.

Disamping itu, upaya lainnya yang dilakukan adalah menyampaikan serangkaian penyuluhan pada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan. Dengan keberadaan hutan akan membawa banyak manfaat buat masyarakat luas.“Lewat penyuluhan seperti ini, pelan-pelan kesadaran untuk ikut menjaga kelestarian hutan muncul,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...