Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kudus Pasang 2 Rambu Penunjuk Jurusan Super Canggih

Pengguna jalan melintas di bawah Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan (RPPJ) di Kudus menggunakan sistem monitor di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)
Pengguna jalan melintas di bawah Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan (RPPJ) di Kudus menggunakan sistem monitor di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Didik Sugiharto mengatakan, ada dua titik Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan (RPPJ) di Kudus menggunakan sistem monitor. Hal itu berbeda dari RPPJ biasanya yang hanya menggunakan lempengan besi yang dicat sebagai rambu keterangan.

“Kedua RPPJ berada di daerah perkotaan yaitu di alun-alun bagian depan pendapa Kudus serta di Pentol,” kata Didik kepada MuriaNewsCom, di Kudus, Kamis (12/1/2017).

Dua kawasan itu sebagai awal mula pemasangan RPPJ model monitor. Keduanya sudah berfungsi dengan baik dan juga lebih indah.  Pemasangan dua buah monitor RPPJ, menghabiskan biaya sekitar Rp 95 juta. Biaya itu dari APBD Perubahan tahun lalu.

Kedua monitor tersebut diklaim memiliki spek yang khusus untuk outdoor. Pada layar, terdapat tiga lapisan layer, sehingga jika satu terganggu masih ada lagi dua lainnya. Kondisi itu juga membuat monitor aman dari cuaca hujan dan panas terik matahari.

Dikatakan, penggunaan monitor sebagai RPPJ lantaran dinilai lebih bagus. Selain itu, dengan model monitor maka tampilan juga dianggap lebih bagus serta konten lebih berisi.

“Jika menggunakan monitor, maka konten selain petunjuk, juga berikan imbauan seperti harga parkir dan lain sebagainya. Namun kami atur supaya tidak mengganggu penunjuk jalan,” ungkapnya.

Dikatakan, setidaknya Kudus membutuhkan 10 titik RPPJ jenis monitor yang dipasang di daerah perkotaan. Hal itu untuk mempermudah imbauan ke pengguna jalan. Hanya, untuk memasang sejumlah 10 titik menghabiskan biaya yang cukup banyak dan belum dianggarkan.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...