Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Taiwan Bantu Ungkap Asal-usul Koin Kuno di Banjarejo Grobogan

Warga Taiwan melihat benda purbakala di Banjarejo Grobogan. (MuriaNewsCom /DaniAgus)
Warga Taiwan melihat benda purbakala di Banjarejo Grobogan. (MuriaNewsCom /DaniAgus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Usai melangsungkan kunjungan lapangan di lokasi yang disiapkan untuk pembangunan embung, rombongan WNA Taiwan dan pejabat dari Kementrian Pertanian serta Dinas Pertanian TPH Grobogan sempat mampir ke rumah Kades Banjarejo Ahmad Taufik untuk istirahat sejenak. Kehebohan terjadi saat rombongan dari mancanegara itu hendak masuk ke rumah Taufik.

Di depan pintu rumah langsung disambut beberapa ibu yang menyuguhkan petunjukkan kotekan lesung. Beberapa WNA Taiwan merasa terhibur dengan pertunjukkan langka. Salah seorang  bahkan langsung ikut menabung lesung menggunakan alu (alat penumbuk).

Setelah itu, rombongan sempat masuk ke rumah untuk melihat aneka koleksi benda purbakala dan cagar budaya yang ada. Setelah melihat-lihat, ada satu benda yang menarik perhatian mereka.

Yakni, kumpulan koin kuno yang dipasang. Salah seorang  WNA Taiwan bahkan sempat terlihat takjub saat melihat benda ini.

“Ini adalah mata uang zaman Dinasti Sung yang berkuasa sekitar abad ke-9. Ini, luar biasa bisa sampai kesini,” kata orang asing itu seperti disampaikan penerjemahnya.

Menurutnya, mata uang itu diperkirakan dibawa Laksamana Cheng Ho untuk berdagang ke berbagai negara pada masa lalu. “Ini, benda tak ternilai harganya. Kalau dikembalikan ke China bisa dapat banyak uang ini. Uang yang didapat dari koin ini bisa untuk bangun seluruh desa,” katanya serius.

Seperti diketahui, ribuan koin dari tembaga itu ditemukan beberapa bulan lalu. Koin yang ditemukan ukurannya tidak begitu besar, diameternya 2,5 cm berbentuk bulat. Tepat ditengah koin ini terdapat lubang yang berbentuk kotak. 

Koin ini dibuat dari bahan tembaga dilihat dari warnanya yang agak coklat kekuning-kuningan. Pada salah satu sisi koin ini ada empat tulisan yang diperkirakan adalah huruf Cina.  Sementara sisi lainya polos tidak ada tanda khusus yang nampak. Baik berupa gambar, tulisan maupun angka.

“Saya senang sekali akhirnya ada yang bisa menyingkap misteri koin kuno ini. Sayang sekali, waktu mereka kesini sangat singkat. Kalau bisa lebih lama, tak suruh bedah koleksi lainnya. Seperti piring, keramik, dan guci,” kata Kades Ahmad Taufik.

Editor : Akrom Hazami 

Comments
Loading...