Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Mayat di Ladang Tebu Gebog Bernama Joko, 5 Saksi Telah Dipanggil

Warga dan polisi saat berada di lokasi penemuan mayat di Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Kamis (5/1/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)
Warga dan polisi saat berada di lokasi penemuan mayat di Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Kamis (5/1/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’i melalui Kasat Reskrim AKP Kurniawan Daili, mengungkapkan misteri mayat laki-laki membusuk di ladang tebu Desa Jurang, RT 4 RW 3, Gebog masih ditelusuri.

Pihaknya sudah mengambil sejumlah langkah dalam memecahkan misteri, termasuk dengan memanggil sejumlah saksi. Hal itu diungkapkan kepada MuriaNewsCom saat dihubungi, di Kudus, Jumat (6/1/2017).

Dikatakan kalau hingga kini sudah ada lima saksi yang dipanggil. Saksi tersebut merupakan orang yang diduga tahu soal sosok mayat yang gegerkan warga di Gebog itu.

“Kami meminta masyarakat agar tenang, saat ini kami masih mendalami kasus mayat tersebut. Dan sejumlah saksi juga sudah kami mintai keterangan,” kata Kurniawan.

Reskrim juga masih punya kemungkinan memanggil saksi lainnya. Hal itu dibutuhkan untuk memperkuat data dalam menguak kasus mayat laki-laki yang tergeletak di ladang tebu, Kamis (5/1/2017).

Baca juga : Penemuan Mayat di Ladang Tebu Gebog Kudus, Bapak Ini Ngaku Kehilangan Anaknya 

Dia membenarkan kalau mayat yang ditemukan adalah Joko, warga Gebog. Hal itu terlihat dari slip penarikan ATM yang tertulis nama ayahnya. Slip tersebut tersimpan dalam lipatan dompet cokelat yang dikenakannya dan masih tertinggal dalam saku celana.

Hanya dia belum dapat memutuskan apakah mayat tersebut menjadi korban pembunuhan atau semacamnya. Tentang adanya dugaan hal itu juga tidak berani dikatannya, sebelum sejumlah bukti membenarkan asumsi tersebut.

“Agak susah mengecek kondisi fisik mayat apakah ada tanda aniaya atau tidak. Soalnya sudah membusuk karena lamanya meninggal sekitar dua hingga tiga pekan,” ujarnya.

Soal kabar yang beredar tentang mayat itu dibunuh dan pelaku sudah tertangkap polisi, disangkal olehnya. Karena, sejauh ini petugas masih memanggil saksi dan belum mengarah kesana. Kabar yang beredar diminta tidak ditanggapi.

“Mungkin karena saksi kami bawa ke mapolres, dan saksi juga penampilan garang dengan rambut dicat. Jadi dikira pelakunya. Padahal sebagai saksi,” imbuhnya.

 Editor : Akrom Hazami

Baca juga : Mayat Laki-laki Ditemukan di Ladang Tebu Gebog Kudus 

Comments
Loading...