Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Diduga Kelebihan Muatan, KM Aprilia Jaya Tenggelam di Perairan Jepara

Beberapa muatan Kapal  Motor (KM) Aprilia Jaya yang berhasil diselamatkan lantaran ditemukan oleh nelayan di sepanjang pesisir Pantai Jepara. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono).
Beberapa muatan Kapal Motor (KM) Aprilia Jaya yang berhasil diselamatkan lantaran ditemukan oleh nelayan di sepanjang pesisir Pantai Jepara. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono).

MuriaNewsCom,Jepara – Kapal Motor (KM) Aprilia Jaya tujuan Bangka Belitung tenggelam di perairan laut Jepara, Kamis (5/1/2017). Kapal yang dinahkodai M Fahrul Huda tersebut, mengangkut bahan bangunan seperti semen dan besi. Kapal juga mengangkut gas elpiji, mebel dan garam.

Kasat Pol Air Polres Jepara AKP Hendrik Irawan mengatakan, KM Aprilia Jaya berangkat dari Dermaga Kartini sekitar pukul 06.00 WIB untuk menuju Bangka Belitung. Baru perjalanan sekitar 6 mil, tiba-tiba kapal tersebut dihantam ombak besar dan tenggelam. Lokasinya, di antara perairan Pulau Panjang dan perairan Ujung Piring Desa Bandengan Jepara.

Menurutnya, bersama nahkoda juga ada tiga anak buah kapal lainnya, yakni Akbar Sidik, Hasan dan Mariadi. Selain itu juga, di dalam kapal tersebut ada istri nahkoda, yakni Wiwik. “Melihat kondisi kapal yang akan tenggelam tersebut, kemudian mereka berteriak minta tolong, dan kebetulan di dekat lokasi kejadian ada nelayan yang sedang mencari ikan, yang kemudian memberikan pertolongan,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tenggelamnya kapal tersebut. Nahkoda serta kru dan istri nahkoda yang ikut dalam kapal tersebut semuanya selamat. “Mereka ditolong oleh nelayan dan kemudian dibawa ke pesisir Ujung Batu Jepara,” imbuhnya.

Setelah mendapatkan pertolongan, katanya, salah satu awak kapal menghubungi temannya, agar melaporkan kejadian kecelakaan kapal ke Syahbandar dan juga ke pemilik kapal. Sang pemilik kapal yang berada di Bangka bernama Agus, juga kemudian menghubungi temannya di Jepara untuk mencari kapal yang tenggelam tersebut.

AKP Hendrik menyebut, untuk sementara, tenggelamnya kapal tersebut disebabkan karena kapal kelebihan muatan dan juga kondisi ombak yang besar.”Muatan kapal yang tenggelam tersebut, sebagian ditemukan nelayan di sepanjang pesisir pantai Kota Jepara. Namun, barang-barang tersebut akhirnya dikumpulkan dan diamankan,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...