Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pelantikan Pejabat Struktural Pemkab Pati Tertunda, Budiyono Temui Ganjar Pranowo

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pati menganggur karena belum ada pengukuhan ASN, Selasa (3/1/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)
Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pati menganggur karena belum ada pengukuhan ASN, Selasa (3/1/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemkab Pati saat ini merasa resah, karena adanya ketidakpastian pelantikan pejabat struktural yang menyesuaikan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru. Mereka khawatir, pelantikan yang tertunda dan berlarut-larut menyebabkan kinerja tidak maksimal.

Terlebih, kondisi tersebut menyebabkan banyak ASN di Pati yang belum menerima gaji, termasuk tunjangan. “Ini sudah tanggal 3 Januari, tapi gaji belum kami terima. Kami juga bingung mau melakukan apa, karena belum jelas posisi kami dan pejabat strukturalnya,” ujar seorang ASN yang tidak mau disebut namanya, Selasa (3/1/2016).

Pelantikan pejabat struktural di Pemkab Pati dibutuhkan, seiring pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 ahun 2016 dan Perda Pati Nomor 13 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Dengan munculnya aturan tersebut, terjadi perubahan nomenklatur satuan kerja perangkat daerah (SKPD), sehingga pejabat strukturalnya juta mesti disesuaikan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pati Desmon Hastiono mengatakan, kondisi tersebut diakui bukan karena faktor kesengajaan karena masih ada prosedur yang harus dipenuhi dalam pengukuhan dan pelantikan pejabat struktural. “Plt Bupati sekarang baru ke Mendagri untuk meminta persetujuan pengisian pejabat di semua eselon. Sekarang masa transisi. Kalau nanti ada persetujuan, pasti langsung dilakukan pelantikan,” kata Desmon.

Dia juga telah mengeluarkan surat edaran bertanggal 31 Desember 2016 tentang langkah antisipasi kekosongan kegiatan administrasi pemerintahan dan pelayanan masyarakat pada awal tahun 2017. Dalam surat tersebut, Kepala SKPD tetap melaksanakan kegiatan administrasi pemerintahan dan pelayanan masyarakat, tidak mengambil kebijakan strategis sampai dilaksanakannya pengukuhan dan pelantikan pejabat struktural sesuai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru.

Sementara itu, Plt Bupati Pati Budiyono saat dikonfirmasi mengaku masih di Semarang untuk meminta petunjuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Hal itu untuk melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Gubernur terkait pengajuan persetujuan pengisian pejabat ke Mendagri.

Bukan tanpa alasan, langkah tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian dan antisipasi kesalahan langkah. “Ini masih dalam proses. Tidak lama lagi, kami akan melakukan pelantikan,” pungkas Budiyono.

Hingga berita ini turun, ribuan ASN di Pati belum menerima gaji dan tunjangannya, akibat keterlambatan pelantikan pejabat struktural. Mereka berharap masalah tersebut segera selesai supaya pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...