Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Info Penting bagi Pemilik Kendaraan di Blora Soal Tarif PNBP

Kasat Lantas Polres Blora AKP Febriyani Aer mensosialisasikan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di aula kantornya, Selasa. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Kasat Lantas Polres Blora AKP Febriyani Aer mensosialisasikan mulai 6 Januari 2017 mendatang, tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) akan naik. Sesuai diterbitkannya oleh Presiden RI Joko Widodo, PP Nomor 60 Tahun  2016 tentang PNBP di lingkungan Polri.‎

Hal ini yang disampaikan, saat sosialisasi PP No 60 Tahun 2016 Tentang Tarif Atas Jenis PNBP yang berlaku pada Polri di ruang pertemuan Sat Lantas Polres Blora, Selasa (03/01/2017).‎

Kegiatan sosialisasi di‎hadiri Kasubbag Humas AKP Sularno ,Kasi Propam Polres Blora Iptu Sunarto, Kaur Bin Ops Sat Lantas Iptu Markus, Kanit Rekiden Iptu Rustam serta mengundang beberapa rekan wartawan baik media cetak, elektronik dan online.

Febriyani mengatakan dalam wawancaranya dengan media, tujuan dari sosialisasi PP No 60 tahun 2016 agar masyarakat, khususnya pemilik kendaraan bermotor, baik roda dua atau roda empat pahami adanya kenaikan tarif seperti biaya BPKB, STNK, STCK dan TNKB.

“Di mana untuk BPKB sebelumnya Rp 80 ribu, jadi Rp 225 ribu, STNK sebelumnya Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu dan TNKB dari Rp 30 ribu jadi Rp 60 ribu dan sebagainya. Seluruhnya sudah dituangkan dalam PP tersebut,” kata Febriyani.

tujuan lainnya adalah, agar masyarakat khususnya para pemilik kendaraan bermotor memahami ada kenaikan tarif beberapa item yang telah dijelaskan.‎ “Masyarakat perlu mengetahui, bahwa di Samsat, Polri hanya menarik dana PNBP untuk BPKB, STNK, TNKB dan proses mutasi,” ucapnya, dan menjelaskan bahwa pajak dan besarannya ditarik oleh Dispenda dan asuransi ditarik oleh Jasa Raharja.‎

Tambahnya, melalui sosialisasi PP No 60 tahun 2016 tentang kenaikan PNPB ini, ia berharap masyarakat memahami dan tidak merasa berat untuk membayar ke bagian yang sudah ditetapkan.‎

“Selain sosialisasi dengan cara tatap muka, kita juga buatkan pengumuman, spanduk, juga dimuatkan di media massa. Tujuanya agar masyarakat mengetahui dan memahami dan mematuhinya,” ucapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...