Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pembangunan Pasar Pagi Purwodadi Grobogan Akhirnya Rampung

Warga tampak melakukan aktivitas di depan Pasar Pagi Purwodadi yang akan dipakai untuk merelokasi ratusan pedagang di kawasan bekas stasiun kereta api. (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Warga tampak melakukan aktivitas di depan Pasar Pagi Purwodadi yang akan dipakai untuk merelokasi ratusan pedagang di kawasan bekas stasiun kereta api. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Salah satu mega proyek di Grobogan tahun 2016, yakni pembangunan Pasar Pagi Purwodadi, akhirnya berhasil selesai tepat waktu. Dengan selesainya pembangunan pasar ini maka para pedagang yang sebelumnya berjualan di kawasan bekas lahan bekas stasiun kereta api Purwodadi sudah siap dipindahkan ke tempat baru.

“Proyek pembangunan Pasar Pagi Purwodadi rampung 18 Desember lalu. Pihak rekanan berhasil menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan kontrak kerja,” kata Kepala Disperindagtamben Grobogan Muryanto melalui Kasi Distribusi dan Perlindungan Konsumen Sudarso, Kamis (29/12/2016).

Pembangunan Pasar Pagi Purwodadi tersebut dikerjakan PT Reka Esti Utama yang berasal dari Semarang. Total dana yang dialokasikan untuk pembangunan pasar di Jalan Gajah Mada Purwodadi ini senilai Rp 10,4 miliar.

Pembangunan Pasar Pagi tersebut dilakukan untuk memindahkan pedagang yang berjualan di lahan bekas Stasiun Kereta Api di Jalan A Yani Purwodadi. Pembuatan pasar dilakukan di atas lahan seluas 9.000 meter persegi. Pasar ini akan digunakan untuk lokasi pemindahan 900-an pedagang yang ada dilahan milik PT KAI tersebut. 

Menurut Sudarso, dalam pasar tersebut terdapat 72 unit kios berukuran 3 x 4 meter. Kemudian, ada 464 unit los kering berukuran 2 x 1,5 meter. Sedangkan 68 unit lagi disiapkan untuk los basahan dengan ukuran  2 x 1,5 meter.

“Jumlah pedagang keseluruhan sekitar 900 orang. Untuk pedagang lainnya, akan ditempatkan di lapak pada lahan kosong yang masih tersedia,” katanya.

Untuk pemindahan pedagang, kemungkinan akan dilakukan setelah acara peresmian pasar yang direncanakan pada Januari 2017. Untuk penempatan lokasi, nanti akan dilakukan dengan cara undian yang disesuaikan dengan pengelompokan pedagang.

“Untuk penentuan lokasi nanti akan dibahas lebih lanjut dengan berbagai pihak terkait lainnya. Yang pasti, gedung yang baru sudah siap dipakai untuk pemindahan pedagang,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten II Pemkab Grobogan dalam kesempatan sebelumnya menyatakan, tempat yang selama ini dipakai pedagang dinilai sudah tidak layak untuk berjualan.

Sebab, lokasinya sempit, sehingga terkesan semrawut mengingat letaknya berada di tengah kota. Yakni, di sebelah timur Pasar Induk Purwodadi.

Selain itu, lahan itu juga milik PT KAI sehingga sewaktu-waktu bisa diambil lagi oleh pemiliknya. Oleh sebab itu, kami berupaya menyediakan tempat yang lebih representatif buat pedagang.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...