Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Realisasi Penerimaan Pajak Kendaraan di Rembang Lampaui Target

Beberapa warga telihat sedang mengurus pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kantor Samsat Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dihimpun Kantor Samsat Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) pada 2014 melampaui target. Target tersebut sudah tercapai pada November lalu.

Kepala UP3AD Rembang Njoto Legowo mengatakan, PKB yang berhasil direalisasikan sebesar Rp 51 miliar. “Realisasi penerimaan PKB sebesar Rp 51 miliar, sedangkan target yang ditetapkan Rp 47 miliar, sehingga persentase penerimaan mencapai 108,54  persen,” ujarnya.

Menurutnya, terpenuhinya target tersebut lantaran ada beberapa program yang sudah disampaikan kepada masyarakat. Program tersebut yakni pemberian undian reward kepada masyarakat yang sedang membayar pajak, bebas denda administrasi PKB, serta bebas Ba Balik Nama (BBN) 2.

“Program itu bisa menarik minat warga untuk bisa membayar pajak kendaraannya. Sehingga kondisi Samsat juga setiap harinya selalu ramai. Bahkan target juga bisa dipenuhi,” ungkapnya.

Diketahui, untuk program BBN 2 itu dimulai dari 1 April hingga 31 Desember 2016 bagi luar provinsi. Sedangkan yang BBN 2 dalam provinsi dimulai dari 22 November hingga 30 Desember 2016. Selain itu, untuk denda administrasi PKB yang juga dibebaskan, dimulai dari 22 November hingga 30 Desember 2016. Sedangkan, untuk pengundian reward para pembayar pajak tersebut dimulai dari 1 Januari hingga ahir Desember 2016.”Dengan adanya target itu tentunya bisa menyumbang ke PAD Rembang sebesar 30 persen. Dan nantinya yang 70 persen persen bisa masuk ke pemprov,” ucapnya.

Sementara itu, untuk BBN 2 pihaknya kini masih memburu target sebesar Rp 21 miliar. Sehingga nantinya bisa menutup target yang ada. “Untuk yang BBN 2 memang kita masih memburu target sebesar Rp 21 miliar, dan mudah-mudahan saja bisa tercapai. Sebab untuk mendongkrak target tersebut, kita juga sudah menggandeng pihak pemda supaya bisa menginformasikan ke camat hingga kepala desa,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...