Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kawasan Koplak Dokar Purwodadi Dibongkar, Warga :Kami Mohon Belas Kasihannya, Jangan Digusur Tempat Kami

Kawasan Koplak Dokar Purwodadi Dibongkar, Warga :Kami Mohon Belas Kasihannya, Jangan Digusur Tempat Kami
Pembongkaran kawasan koplak dokar Purwodadi yang berlangsung dramatis. Penghuni sempat menolak untuk tempatnya dibongkar.

MuriaNewsCom,Grobogan – Beberapa pekan setelah melayangkan surat peringatan terakhir, pihak PT KAI Daops IV Semarang akhirnya membongkar bangunan di kompleks koplak dokar Purwodadi, Kamis (22/12/2016).

Pembongkaran dilakukan mulai pukul 09.30 WIB. Aksi pembongkaran diback up pengamanan ketat dari pihak kepolisian, TNI, Satpol PP. Terlihat pula anggota damkar dan dinas kesehatan.

Sebelum pembongkaran dilakukan, para penghuni sempat menggelar aksi unjuk rasa dengan membentangkan poster di jalan menuju kompleks koplak dokar. Mereka meminta permintaan terakhir, agar pihak terkait tidak membongkar bangunan yang sudah ditempati puluhan tahun itu.”Kami mohon belas kasihannya. Tolong jangan digusur tempat kami,” kata Tugiyono, perwakilan penghuni.

Meski ada permintaan, eksekusi tetap dilanjutkan. Satu alat berat jenis backhoe kemudin disiapkan untuk masuk lokasi. Masuknya alat berat sempat dapat hadangan dari penghuni. Namun, upaya ini tidak berlangsung lama.

Selanjutnya, ratusan petugas gabungan merangsek masuk kompleks beriringan dengan alat berat. Sebelum eksekusi, para penghuni bangunan sebanyak 54 kepala keluarga diminta mengambil barang yang masih ada didalamnya. Sejumlah petugas juga menyisir rumah dan membantu mengeluarkan barang yang masih ada.

Setelah semuanya beres, alat berat kemudian diperintahkan bekerja. Satu bangunan disisi selatan yang ada tulisannya tempat karaoke jadi sasaran pertama eksekusi.Setelah itu, dilanjutkan dengan perobohan bangunan lainnya.

Eksekusi lahan koplak dokar milik PT KAI sempat mengundang perhatian banyak pihak. Ratusan warga ikut jadi saksi pembongkaran bangunan yang sebagian di antaranya ditengarai jadi tempat prostitusi itu.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...