Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

4 Desa Wisata di Kudus Sudah Punya Gerbang Identitas, tapi Listriknya Belum Ada

Pengguna jalan melintas di antara gerbang wayang di Desa Wonosoco, Undaan, Kabupaten Kudus, Selasa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Empat Rintisan Desa Wisata di Kudus, dibuatkan gerbang identitas desa wisata oleh pemkab setempat. Sayangnya, meski kini sudah hampir jadi, namun aliran listrik masih belum mengalir, sehingga pesona tidak maksimal.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Periwisata Yuli Kasianto melalui Kabid Pariwisata Dwi Yusi Sasepti mengatakan, gerbang tersebut sebenarnya sudah jadi. Hanya tinggal finishing saja, sebelum diresmikan. Sayangnya, uji coba belum bisa dilaksanakan lantaran terkendala listrik.

“Listriknya belum bisa, jadi belum bisa maksimal dinikmati masyarakat. Padahal kalau sudah menyala bisa terlihat sangat bagus dengan lampu menyala warna warni,” katanya kepada MuriaNewsCom, di Kudus, Selasa (20/12/2016).

Gerbang tersebut dibuatkan sesuai dengan kriteria desa masing masing, serta desa pilihan. Seperti Desa Kaliwungu Kecamatan Kaliwungu berbentuk Gebyok Ukir, Desa Terban di Patiayam Kecamatan Jekulo berbentuk Gajah Purba, Desa Wonosoco Kecamatan Undaan berbentuk Wayang Klitik dan Desa Jepang Kecamatan Mejobo berbentuk Bambu.

Untuk anggaran, dia mengatakan, tiap desa yang dibangunkan gerbang menghabiskan kisaran Rp 400 juta. Biaya tersebut diambil dari APBD Perubahan. Akhir tahun ini diharapkan bisa berfungsi. “Ini merupakan perhatian kami kepada rintisan desa Wisata di Kudus. Jika gerbang sudah beres, termasuk listrik, warga desa tinggal mengemas dalamnya saja,” ujarnya.

Pengembangan Desa Wisata di Kudus dinilai sangat berpotensi. Direncanakan pada 2017, pemkab bakal mendatangkan tim ahli, dalam bidang pengelolaan desa wisata. “Jadi setelah tampilan luar bagus, maka ke depan tinggal mengolah kembali SDM dan penataan wisatanya. Saya pengen di Kudus ada yang maju dalam bidang desa wisata,” harapnya.

Seperti misalnya Desa Rahtawu, sebenarnya sudah memiliki potensi alam yang sangat besar. Sehingga tinggal penataan saja, untuk kemudian lebih terlihat menarik lagi dan mampu menyedot pengunjung.

Kades Wonosoco, Undaan, Setiyo Budi mengatakan, semenjak pembangunan gerbang wayang di Wonosoco, banyak warga luar wilayah berdatangan. Bentuk wayang yang terdapat di sisi kanan dan kiri, membuat tampilan lebih megah. “Belum jadi saja sudah buat selfie, bahkan tukang sampai marah karena sering terganggu karena buat foto. Sayangnya lampu masih belum menyala,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...