Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dukuh Kambangan Menawan Kudus masih Berpotensi Longsor Susulan

Warga melakukan kerja bakti di lokasi longsor di Dukuh Kembangan, Desa Menawan, Gebog, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kejadian longsor yang menimpa Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Gebog, Kudus, dimungkinkan bisa terjadi kembali. Hal itu, disebabkan tanah tebing di sekitar yang longsor sudah rekah, dan kondisi tanah yang tak berbatu.

Hal itu diungkapkan Kades Menawan, Sholihin. Dia mengatakan kalau saat evakuasi tanah longsoran, petugas beserta warga hendak mengepras pohon bambu dan sejumlah pohon. Hanya, niatan tersebut tak dilakukan, lantaran melihat tanah yang sudah rekah.

“Kami khawatir kalau tanah tak kuat lagi menopang pohon.  Sehingga, jika disertai hujan dan angin, berpotensi kembali longsor,” katanya kepada MuriaNewsCom di lokasi longsor, Selasa (20/12/2016).

Di atas tebing setinggi 15 meteran, kata dia, terdapat puluhan rumah warga yang juga terancam longsor. Rumah paling parah adalah milik Temu, istri Edi Agus Pratomo bersama tiga anaknya. Hanya tinggal beberapa langkah saja, rumahnya berjarak dengan tebing yang longsor. Kades khawatir, jika longsor susulan tiba, maka rumah warga itu bisa terbawa longsoran.

“Suaminya berada di Papua, dan melihat kondisi rumah yang membahayakan, maka kami meminta sementara pindah dulu ke rumah saudara atau tetangganya,” ujarnya.

Dia berharap warga tetap siaga, terlebih saat malam dan juga hujan tiba. Dia juga meminta agar warga melakukan poskamling, guna siaga mengurangi adanya korban.

Kapolsek Gebog AKP Muhaimin mengatakan, pihaknya siap membantu warga jika terjadi bencana. Bahkan dia juga turun langsung untuk membantu, seperti evakuasi longsoran yang dilakukan pagi tadi.

“Tanahnya memang gembur, jadi mudah longsor. Apalagi sekarang masih musim hujan, jadi harus tetap waspada,” ungkap dia.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...