Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Mahasiswa Peringatkan Anggota DPRD Pati untuk Tidak Korupsi

589
Wakil Ketua I DPRD Pati Hardi menemui mahasiswa STAIP Pati di depan Kantor DPRD Pati, Jumat (9/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)
Wakil Ketua I DPRD Pati Hardi menemui mahasiswa STAIP Pati di depan Kantor DPRD Pati, Jumat (9/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyokusumo Sekolah Tinggi Agama Islam Pati (STAIP) memperingatkan pejabat pemerintah dan anggota DPRD Pati untuk tidak korupsi. Peringatan itu disampaikan pada aksi unjuk rasa memperingati Hari Antikorupsi Sedunia di depan Kantor DPRD Pati, Jumat (9/12/2016).

“Anggota DPRD Pati yang merupakan wakil rakyat, yang katanya memperjuangkan hak-hak rakyat untuk bersama-sama memberantas korupsi dari akar-akarnya sampai ke pucuk-pucuknya. Menegakkan supremasi hukum dengan setegak-tegaknya dan seadil-adilnya tanpa ada praktik jual beli kasus, menghapus pungli di semua tempat pelayanan masyarakat, dan ikut mencegah praktik politik uang pada Pilkada Pati 2017,” ujar Koordinator Aksi, Ahmad Thohir.

Dalam mewujudkan pemerintahan yang bebas korupsi, PMII Pati siap membantu dan mendampingi langkah anggota DPRD Pati, selama tidak terlibat kasus korupsi. Bila ada anggota DPRD Pati sendiri yang terlibat, pihaknya tidak segan untuk menyerahkan kepada pihak yang berwajib.

Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi akan berusaha menjalankan fungsi DPRD sebagai pengawas kinerja pemkab dengan baik. Tanpa diminta pun, kata Hardi, DPRD Pati sudah terus mengawasi kinerja pemerintah.

Selain itu, Hardi memastikan bila tidak ada praktik korupsi di tubuh DPRD Pati. Karena itu, masyarakat mesti percaya pada anggota DPRD Pati yang selama ini diakui sudah menjalankan peran dan fungsinya dengan baik.

Editor : Kholistiono

Ruangan komen telah ditutup.