Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Buron 7 Tahun, Pelaku Pembunuhan di Grobogan Ini Kaget Saat Didatangi Polisi di Kosnya di Kalimatan

Ilustrasi
Ilustrasi

MuriaNewsCom,Grobogan – Satu PR Kasus pembunuhan yang sudah berlangsung tahun 2009 berhasil dituntaskan aparat Polres Grobogan. Hal ini, menyusul tertangkapnya Suwarto (45) yang diduga jadi pelaku pembunuhan terhadap Slamet (35), warga Dusun Geneng, Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer. 

Informasi yang didapat menyebutkan, pelaku yang kabur selama 7 tahun itu berhasil ditangkap Tim Resmob Polres Grobogan di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa (6/12/2016).

Saat disergap, pelaku sedang tiduran di kamar kosnya yang selama ini dijadikan tempat persembunyian. Setelah ditangkap, hari itu juga pelaku langsung dibawa pulang dan tiba di Grobogan pada Rabu dini hari.

“Benar ada penangkapan terhadap buron kasus pembunuhan.Tersangka berhasil diringkus anggota di tempat persembunyiannya di Kalimantan. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan pada tersangka,” ujar Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning didampingi Kasat Reskrim AKP Eko Adi Pramono.

Tertangkapnya tersangka tersebut berkat infromasi masyarakat yang  menyebutkan jika tersangka selama ini bekerja di Pangkalan Bun. Berawal dari informasi itu, petugas selanjutnya melakukan penyelidikan lebih lanjut hingga akhirnya berhasil mengetahui alamat dengan jelas.

“Setelah alamat jelas kita dapatkan, kita kirimkan beberapa anggota menuju ke Pangkalan Bun untuk menangkap tersangka. Ketika diringkus, tersangka tidak melakukan perlawanan dan mengakui sebagai pelakunya,” terang Eko pada wartawan.

Meski kasus itu sudah berlalu cukup lama, namun sampai saat ini, sejumlah barang bukti masih tersimpan. Antara lain, senjata tajam jenis parang yang digunakan untuk melakukan pembunuhan serta pakaian berlumuran darah milik korban.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan sadis itu terjadi pada minggu kedua bulan Agustus tahun 2009. Peristiwa itu diketahui setelah salah seorang warga setempat melihat tubuh Slamet tergeletak di pinggir jalan desa. Saat ditemukan, tubuhnya penuh luka seperti bekas sabetan senjata tajam. Terutama, pada bagian kepala dan dada kiri.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil mengindikasi nama yang diduga jadi pelaku pembunuhan. Namun, sebelum ditangkap, pelaku sudah melarikan diri.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...