Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Nelayan Cantrang di Rembang Tolak Bantuan Jaring dari Pemerintah, Jika…

Nelayan di Rembang mendapatkan bantuan jaring dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Nelayan di Rembang mendapatkan bantuan jaring dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Sejumlah nelayan cantrang di Rembang menolak bantuan jaring insang atau gillnets dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang disalurkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Rembang.

Penolakan terhadap bantuan jaring gill nets tersebut, jika jaring yang itu nantinya hanya bisa digunakan nelayan sejauh 12 mil saja. “Bantuan jaring gillnets tersebut menyasar kepada nelayan cantrang kecil yang mempungai kapal berkapasiatas di bawah 10 gross ton. Atau juga lebih biasa disebut nelayan cantrang harian,” ujar Sugeng Mulyadi, seorang nelayan cantrang asal Desa Tanjungsari, Rembang.

Padahal menurutnya, dirinya dan beberapa sejumlah nelayan cantrang lain, biasa melaut hingga maksimal 21 mil, bukan 12 mil. Sehingga, jaring bantuan dari pemerintah tersebut dinilai tidak cocok untuk digunakan untuk nelayan cantrang di atas 10 gross ton.

“Selain itu, jika kita nanti menggunakan jaring bantuan dari pemerintah, kita akan bisa merugi sekitar Rp 400 ribu per hari, karena hasil tangkapan yang tidak maksimal. Sebab, jaring yang digunakan itu mampunya hanya 12 mil saja,” imbuhnya.

Dia menambahkan, saat ini para nelayan cantrang juga masih mempunyai tanggungan modal di bank sebesar Rp 50 juta hingga Rp 100 juta. “Bila kita langsung memasang jaring itu, maka kita tak bisa maksimal mengembalikan modal tersebut,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...