Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pedagang Sayur di Kudus Bocorkan Rahasia Bisa Naik Haji

sayur haji 2 e
Warsini menjajakan dagangan sayurnya di Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kudus, Jumat (26/8/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pedagang sayur naik haji, Warsini (69), warga Desa Jepang Pakis, RT 2 RW 1 Jati, Kudus, membeberkan cara sederhananya pergi ke Baitullah.

Kepada MuriaNewsCom, hal itu disampaikannya, pada  Jumat (26/8/2016). Tujuannya, agar warga yang berniat naik haji, akan terpacu dengan memanfaatkan pendapatan yang dimilikinya.

Pertama, dia menargetkan untuk bisa menabung dalam nominal tertentu. Upaya yang dilakukan bukan ditabungkan tiap hari. Namun dengan cara menabung, melalui arisan yang diikutinya selama ini.

“Ada tiga arisan yang saya ikuti. Yang dua itu senilai Rp 50 ribu sehari. Sedangakan yang satunya Rp 100 ribu sepekan sekali,” kata Warsini.

Menurutnya, tiap kali dapat arisan, yang didapat senilai Rp 18 juta. Itu diikutinya dalam kurun waktu tiga tahun lamanya. Cara tersebut dianggap berhasil untuk modal berangkat haji.

Saat mendapatkan arisan awal pada 2010 lalu. Saat itu, dia mendapatkan bank yang mau membantu untuk membayar haji kepada dia. Sebab total untuk pembayaran uang pertama daftar haji Rp 25 juta.

“Saya bersemangat haji dengan uang sendiri. Apalagi setelah suami saya meninggal, jadi saya berusaha keras untuk menabung,” ungkapnya.

Rencananya, Warsini akan berangkat ke tanah suci pada 2 September 2016. Sebab dia bergabung di kloter 67. “Tahun ini akhirnya berangkat, setelah sebelumnya menunggu beberapa tahun agar bisa berangkat ke tanah suci,” ujar Warsini.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...