Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pekerja PG Rendeng Kudus Unjuk Rasa Tak Terima Atasannya Dicopot

pg demo
Seorang pengunjuk rasa memasang poster tuntutan para pekerja PG Rendeng Kudus, Rabu.

MuriaNewsCom, Kudus – Puluhan pekerja Pabrik Gula PG Rendeng, menggelar aksi unjuk rasa menolak pencopotan Administratur (Adm) Agus Sulistyanto dari jabatannya di lokasi pabrik, Rabu (24/8/2016).

Dalam aksinya,  pendemo juga melayangkan ancaman ke Direksi PTPN IX, pihak yang menaungi PG Rendeng. Mereka akan mogok kerja jika sampai apa yang jadi tuntutannya  tak digubris.

Pengunjuk rasa tampak menempel sejumlah poster berisi tuntutan aksi di dinding maupun kaca kantor PG Rendeng. Beberapa poster isi tulisannya, mengecam kebijakan direksi PTPN IX yang mencopot Agus Sulistyanto dari posisi Adm PG Rendeng. Diketahui, yang bersangkutan baru sekitar satu bulan menjabat.

”Kebijakan PTPN ini justru akan memperburuk PG Rendeng yang saat ini sudah mulai membaik,” kata Edi, seorang pendemo di lokasi.

Pergantian jabatan Adm terlihat cukup mendadak. Para pekerja baru tahu SK pergantian jabatan tersebut pada hari itu. Pekerja menyayangkan kondisi itu. Mereka juga melihat sosok Adm Agus sebagai pribadi yang berkinerja baik.

“Beliau tak ada kesan membeda-bedakan. Bahkan, termasuk ke karyawan paling rendahan pun sikap beliau cukup baik,” tandasnya.

Oleh karena itu,karyawan menilai kebijakan penggantian jabatan Adm merupakan langkah keliru. Menurutnya, para pekerja tak akan rela jika Adm Agus Sulistyanto dipindah. ”Kami tetap meminta agar pak Agus tidak jadi dipindah,”  serunya.

Para pekerja mengancam akan melakukan mogok kerja menghentikan produksi gula yang saat ini masuk pada proses giling.  ”Aksi ini selain didukung oleh para karyawan juga  mendapat dukungan dari para petani mitra PG Rendeng yang tergabung dalam APTRI,” tandasnya.

Tidak ada pihak manajemen yang menemui pekerja, namun pekerja tetap meminta agar tuntutan mereka didengar. Adm Agus Sulistyanto sendiri pada saat aksi juga tidak ada di kantor.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...