Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jelang Batas Akhir Wajib E-KTP, Ini PR Dindukcapil Jepara

 

e ktp 1
Pelayanan e-KTP di Kantor Dindukcapil Jepara, Selasa. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Sesuai surat Menteri Dalam Negeri nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016, batas akhir wajib Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) sampai 30 September 2016. Untuk itu, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil meminta Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Jepara untuk menyelesaikan sejumlah tunggakan pencetakan e-KTP dan melakukan perekaman bagi penduduk yang belum.

Kepala Dindukcapil Jepara Sri Alim Yuliatun mengatakan, pihaknya diminta menyelesaikan perekaman e-KTP bagi 22.010 jiwa dari 816.631 jiwa wajib e-KTP. Selain itu juga diminta menyelesaikan pencetakan e-KTP yang masih menunggak untuk dicetak.

“Masih ada tunggakan pencetakan E-KTP sekitar delapan ribu. Rinciannya, ada sekitar empat ribu sisa perekaman tahun 2012, dan empat ribu sisa dari bulan Juli kemarin,” ujar Sri kepada MuriaNewsCom, Selasa (23/8/2016).

Menurutnya, dengan keterbatasan tenaga dan peralatan yang ada, pihaknya diminta untuk menyesaikan pekerjaan rumah tersebut sampai batas 30 September 2016. Selain keterbatasan itu, juga terkendala dengan ketersediaan blangko.

“Baru kemarin kami mendapatkan tambahan blangko e-KTP sekitar enam ribu. Itu prioritaskan untuk menyelesaikan tunggakan perekaman tahun 2012 lalu. Selebihnya baru tunggakan regular,” katanya.

Lebih lanjut ia mengemukakan, ketika mendapatkan tambahan blangko dari Dirjen, pihaknya menyatakan siap untuk menyelesaikan atau menghabiskan kuota blangko itu dalam jangka waktu 10 hari mulai Senin (22/8/2016) kemarin.

“Ini sisa waktunya tinggal delapan hari untuk menyelesaikan blangko tambahan itu. Ya kami yakin bisa menyelesaikan tunggakan pencetakan khususnya tunggakan tahun 2012 lalu,” terangnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Comments
Loading...