Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Cara Satpol PP Perlakukan PK di Kudus

PK 1
PK mendapatkan pengarahan di kantor Satpol PP Kudus, Senin. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Murianewscom, Kudus – Satpol PP Kudus masih melakukan pembinaan kepada 38 orang Pemandu Karaoke (PK) di kantor, Senin (22/8/2016). Mereka dilarang melakukan aktivitasnya kembali.

Kepala Satpol PP Kudus Abdul Halil mengatakan pihaknya membina PK. Mereka mendapatkan pembinaan serta wajib menandatangani perjanjian tidak beroperasi dengan menandatangani perjanjian di atas materai Rp 6000.

“Jadi kami berikan peringatan terlebih dahulu. Jika nanti sampai tertangkap lagi, akan diproses hukum,” katanya

Menurutnya, Kudus tidak boleh ada karaoke yang menggunakan PK. Sebab Perda tentang hal itu sudah diatur. Bahkan MA juga menyebutkan demikian.

Beberapa waktu yang lalu, Satpol PP Kudus melayangkan peringatan kepada pemilik tempat karaoke. Surat tersebut berisi agar pemilik dapat menutup karaoke miliknya sendiri

Ana, seorang petugas kasir di Kafe New Adiba, Jati Wetan, Jati, mengatakan dirinya baru bekerja sebulan kurang. Terdapat sembilan PK yang bekerja.

“Sehari digaji Rp 100 ribu. Namun belum ada sebulan sudah mau tutup karena kena razia,” ujarnya.

Dia mengatakan kalau baru buka pasti ramai. Namun karena menyalahi perda, maka pihak pemilik berencana untuk menutupnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...