Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jika Harga Rokok Rp 50 Ribu, Inilah yang Ditakutkan Buruh Rokok Kudus

rokok e
 Buruh rokok menata pekerjaannya di salah satu pabrik rokok di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kabar harga rokok yang bakal meroket hingga Rp 50 ribu per bungkus menjadi ancaman. Para buruh rokok khawatir adanya kenaikan harga akan berakibat pada keberlangsungan pekerjaannya di pabrik.

Dengan kata lain, nasib buruh di pabrik rokok bisa terancam. Termasuk, nasib pabrik yang berpotensi tutup. Mengingat, naiknya harga rokok membuat turunnya minat pembeli. Jelas, pemasukan pabrik pun akan berkurang.

Endang, seorang buruh di PR Kembang Arum, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. Semenjak ada kabar rokok bakal naik hingga Rp 50 ribu per bungkus, dia mengaku takut. Pasalnya, ancaman pabrik tutup di rasa menghantuinya.

“Pasti perokok akan berkurang, lalu bagaimana kami sebagai buruh rokok kecil semacam ini,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dia telah bekerja sebagai buruh. Selama ini penghasilannya sudah cukup untuk membantu kebutuhan keluarga. Hal itulah yang membuatnya tetap bertahan sebagai buruh rokok.

Dia yang bekerja sebagai tenaga borong berharap pemerintah dapat melindungi usaha rokok. Minimal dengan tidak menaikkan harga rokok. “Takut tidak dapat bekerja lagi,” imbuhnya sambil menata rokok.

Sukahar, pekerja lain juga menyebutkan hal yang sama. Pihaknya khawatir jika sampai naik, maka pemecatan karyawan bakal terjadi karena pembeli sepi.

“Saya dulu kena PHK dari rokok besar di Kudus, setelah itu ganti kerja di sini sampai sekarang guna memenuhi kebutuhan keluarga,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...