Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dikejar dan Diancam saat Peliputan, Seorang Wartawan Rembang Sampai Harus Lakukan Pemeriksaan Medis

 Bukti hasil periksa penyakit jantung milik Sarman Wibowo,Wartawan Semarang TV (kiri). Wartawan Rembang melakukan aksi damai beberapa hari lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Bukti hasil periksa penyakit jantung milik Sarman Wibowo,Wartawan Semarang TV (kiri). Wartawan Rembang melakukan aksi damai beberapa hari lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

 

MuriaNewsCom, Rembang – Tindakan kekerasan kembali menimpa wartawan saat melakukan tugas peliputan. Kali ini, korban merupakan beberapa wartawan di Rembang, yang tengah meliput korban kecelakaan kerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Rembang, yang saat itu dirawat di RSUD dr Soetrasno Rembang, Kamis (18/8/2016) malam.

Salah seorang wartawan sempat dikejar dan diancam. Akibat dikejar-kejar itu, wartawan Semarang TV, Sarman Wibowo, harus melakukan pemeriksaan medis di Semarang, sehari kemudian. Sebab, yang bersangkutan Jumat siang harus check up ke RS Kariadi Semarang, lantaran memiliki riwayat penyakit jantung.

Terkait hal ini, Sarman Wibowo dari semarang TV siap menunjukan bukti pemeriksaan jantung.Sarman mengatakan, bila nantinya dirinya dipanggil polisi untuk memberikan keterangan, maka dirinya juga siap untuk menunjukan bukti pemeriksaan jantung.”Saat dikejar itu, saya kaget dan ini membuat penyakit jantung saya kambuh,” ungkapnya.

Diketahui, dalam kegiatan peliputan tersebut ada 5 wartawan yang mengalami intimidasi. Diantaranya ialah Sarman Wibowo dari Semarang TV, Djamal Abdul Garham Suara Merdeka, Diky Radio Pop FM, Heru Budi Santoso Radio CBFM, serta Wisnu dari Radar Kudus.

“Memang di saat ada insiden intimidasi tersebut, penyakit saya langsung kambuh. Sehingga hari Jumatnya saya langsung periksa ke RS Kariadi Semarang,” ucapnya.

Editor : Kholistiono

 

Comments
Loading...