Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sidak Lokasi Karaoke, Ketua Dewan Kudus Dihadang Ormas

kudus-sidak ketua dewan (e)
Ketua DPRD Kudus Masan (kiri baju putih) mendengarkan apa yang diomongkan pria yang mengaku dari organisasi kemasyarakatan, yang melarangnya masuk ke Lunatic untuk menertibkan kafe karaoke itu, Sabtu (20/8/2016). (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Ketua DPRD Kudus Masan mendadak melakukan inspeksi di salah satu lokasi karaoke yang ada di wilayah ini, Sabtu (20/8/2016) malam ini.

Hanya saja, kedatangannya justru disambut hadangan oleh organisasi masyarakat (ormas) yang ada di lokasi tersebut. Akibatnya, terjadi perdebatan cukup alot di antara mereka.

Kedatangan Masan sendiri, sekitar pukul 20.30 WIB. Yang dituju adalah lokasi karaoke Lunatic, yang ada di belakang Pasar Bitingan. Bangunan empat lantai itu, memang sengaja dipilih, untuk memastikan apakah ada izinnya atau tidak.

Masan yang datang bersama sejumlah anggota dewan lainnya itu, dihadang di pintu masuk Lunatic. Seorang pria dengan kaus hitam, menghadang laju ketua dewan sembari menolak lokasinya disidak.

Lunatic sendiri memang merupakan salah satu lokasi karaoke yang sudah lama ada di Kudus. Meski begitu, diduga memang lokasi tersebut tidak ada izinnya sebagai lokasi karaoke.

Bahkan, berdasarkan data yang ada di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT), bangunan tersebut sebenarnya perizinannya adalah untuk perkantoran. Bukan untuk rumah makan atau bahkan untuk lokasi karaoke.

Masan mengatakan, sidak ke lokasi karaoke ini sengaja dilakukan pihaknya, untuk menertibkan karaoke yang memang tidak ada izinnya. ”Kami ingin melakukan pengecekan terhadap keseluruhan izin mereka itu apa. Bagaimana bisa ada karaoke di sini,” jelasnya.

Sayangnya, upaya penertiban itu menemui kendala, karena laju ketua dewan harus terhambat orang-orang yang mengaku dari organisasi kemasyarakatan tersebut. Mereka tidak memperbolehkan ketua dewan masuk ke lokasi.

Editor: Merie

Comments
Loading...