Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Disdikpora Jepara Terima Rp 7,9 Miliar untuk SD

dak

 

 

MuriaNewsCom, Jepara – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 7,9 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kota Ukir.

“Ada dana DAK sekitar Rp 7,9 miliar untuk SD. Rinciannya, Rp. 5,2 miliar untuk kegiatan fisik dan Rp 2,6 miliar untuk kegiatan nonfisik,” ujar Kepala Disdikpora Jepara Khusairi kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, anggaran DAK dari pusat tersebut dinilai kecil. Jika dibanding tahun-tahun lalu, jauh lebih sedikit. Sebab beberapa tahun sebelumnya, DAK yang diterima Disdikpora bisa di atas Rp 30 miliar.

“Untuk tahun ini hanya segitu. untuk kegiatan fisik dilakukan di 82 sekolah,” kata Khusasiri.

Ia membeberkan, untuk kegiatan fisik, masing-masing untuk rehab ruang kelas di 65 SD, ruang kelas baru 5 SD, perpustakaan, rumah dinas dan sanitasi. Sedangkan untuk nonfisik yakni untuk TIK, pengadaan alat peraga penjaskes, IPA, IPS, matematika serta untuk perpustakaan.

Salah satu sekolah yang mendapatkan dana DAK yakni di SDN 2 Ketileng Singolelo, Kecamatan Welahan yang Rabu (27/7/2016) lalu terkena musibah lantaran pekerja bangunan yang merenovasi sekolah meninggal terkena reruntuhan tembok.

“Untuk nominal bantuan yang diterima sekolah, tiap-tiap sekolah berbeda tergantung jenis kegiatannya,” katanya.

Ia menambahkan, sekolah yang mendapatkan bantuan ini, sebelumnya mengajukan melaui UPT di masing- masing kecamatan. Setelah itu melalui disdikpora diajukan ke bupati untuk ditetapkan menjadi penerima bantuan.

“Bantuan diberikan berdasarkan skal prioritas. Jika memang sudah mendesak untuk diperlukan bantuan, maka akan diberikan,” terangnya.

Saat ini, kata Khusairi, proses pengerjaan sudah berlangsung. Hampir 50 persen sudah mengajukan serapan anggaran dan meminta untuk dilakukan pemeriksaan pekerjaan. “Dalam pengerjaannya diserahkan kepada sekolah masing-masing,” tandasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...