Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lampu Penerangan yang Mati di Nalumsari Jepara Tanggung Jawab Pemprov

Pengendara melintas di jalan di Kecamatan Nalumsari Jepara dekat PJU. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Kepala Bidang ESDM pada Dinas Bina Marga Pengairan dan ESDM Kabupaten Jepara, Ngadimin mengatakan, matinya lampu penerangan jalan umum (PJU) di Nalumsari sudah terjadi sejak beberapa bulan yang lalu.

Namun pihaknya tidak dapat berbuat banyak karena lampu itu masih berstatus milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.“Salah satu penyebab matinya PJU tenaga surya di Kabupaten Jepara, baik di Kecamatan Nalumsari maupun yang lainnya adalah adanya komponen dari lampu itu yang hilang,” kata Ngadimin.

Ia mengaku, banyaknya PJU tenaga surya yang mati tersebut menjadi alasan pihaknya untuk menunda penerimaan dari Pemprov ke Pemkab Jepara. Ia menunggu sampai PJU tenaga surya tersebut diperbaiki semua oleh Pemprov.

“Kalau sudah diperbaiki semua, kami baru bersedia menerima penyerahan dari Pemprov. Kemudian nantinya menjadi asset pemkab Jepara,” ungkapnya.

Ketika masih menjadi milik Pemprov Jawa Tengah, ia menambahkan, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk melakukan perbaikan. Sehingga ia tidak berani melakukan perbaikan atas rusaknya PJU tenaga surya tersebut.

Sejumlah warga memang mengeluhkan banyaknya PJU tenaga surya yang mati di wilayah Kecamatan Nalumsari, Jepara. Pasalnya, jalur alternatif ke Gebog, Kabupaten Kudus dari Mayong, Jepara tersebut tergolong jalan yang sepi saat malam hari, sehingga banyak warga yang khawatir saat melintas ketika kondisi jalan gelap.

“Ketika malam hari beberapa titik gelap. Padahal mayoritas sawah, jadi khawatir kalau melintas,” ujar salah satu warga Desa Daren, Nalumsari Jepara, Liyanti.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...