Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Takut Lintasi Jalan di Nalumsari Jepara Akibat PJU Tenaga Surya Mati

pju 1
Pengendara melintas di jalan di Kecamatan Nalumsari Jepara dekat PJU. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Sejumlah warga mengeluhkan banyaknya penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya yang mati di wilayah Kecamatan Nalumsari, Jepara. Pasalnya, jalur alternatif ke Gebog, Kabupaten Kudus dari Mayong, Jepara tersebut tergolong jalan yang sepi saat malam hari, sehingga banyak warga yang khawatir saat melintas ketika kondisi jalan gelap.

“Ketika malam hari beberapa titik gelap. Padahal mayoritas sawah, jadi khawatir kalau melintas,” ujar salah satu warga Desa Daren, Nalumsari Jepara, Liyanti kepada MuriaNewsCom, Jumat (19/8/2016).

Lantaran khawatir, ketika mau melintas di jalan Nalumsari tersebut ia mengaku harus menunggu kendaraan lain untuk berbarengan, atau mengajak temannya untuk lewat bersama.

“Saya kerja kalau dapat sif malam sering khawatir ketika mau lewat. Selain sepi juga gelap karena banyak lampu yang mati,” katanya.

Dari pantauan MuriaNewsCom, PJU tenaga surya di jalur alternatif ke Kabupaten Kudus tersebut ada sekitar 7-8 yang tidak menyala di malam hari alias mati. Jarak antara satu lampu dengan lampu lainnya sekitar 50 meter. Lampu itu dipasang sepanjang jalan, yang meliputi Desa Pringtulis, Desa Gemiring Kidul, Gemiring Lor, Desa Nalum, hingga Desa Daren.

PJU tenaga surya adalah penerangan jalan umum dimana daya listrik untuk lampu disuplai oelh sistem mandiri yang diperoleh dari energi matahari. Banyak istilah PJU tenaga surya yang dipakai. Ada yang menyingkatnya dengan istilah PJUTS, ada juga yang menyebut dengan istilah PJU solar cell.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...