Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Panwaslu Jepara Diminta Tegas Soal Baliho Terindikasi Kampanye Terselubung

Pilkada

 

MuriaNewsCom, Jepara – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Jepara diminta lebih tegas mengenai baliho yang terindikasi kampanye terselubung. Hal itu disampaikan Komando Inti LSM Pemuda Pancasila Kabupaten Jepara, Aries Susanto.

Menurutnya, dalam aturan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, jelas disebutkan bahwa ada larangan petahana maupun pejabat memanfaatkan posisinya untuk kepentingan pribadi menjelang pilkada. Untuk itu, Panwaslu harus benar-benar bertindak tegas bagi siapa saja yang melanggar aturan tersebut.

“Sejak Lebaran kemarin, banyak baliho dengan gambar orang-orang yang berpeluang besar mencalonkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati pada pilkada nanti. Bahkan, pada momen hari kemerdekaan ini juga banyak bermunculan baliho dengan gambar foto serupa. Itu harus diawasi oleh Panwaslu secara tegas,” ujar Aris kepada MuriaNewsCom, Kamis (18/8/2016).

Lebih lanjut ia mengemukakan, ketika pejabat maupun petahana ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat, semestinya tidak perlu dipasang foto wajah mereka. Sebab, ketika hanya dengan tulisan saja, masyarakat bisa membaca dan pesan pun mampu tersampaikan.

“Panwaslu Jepara harus lebih berani melakukan penelusuran semua baliho yang berpotensi melanggar aturan, untuk kemudian dilakukan penindakan secara tegas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jepara, Trisno Santosa mengaku siap diajak bekerjasama dengan Panwaslu Jepara untuk melakukan penindakan baliho yang melanggar aturan. Namun, sejauh ini dari kacamata aturan yang dimiliki Satpol PP yakni Perda K3, baliho yang ada masih dalam batas kewajaran.

“Kalau mengenai aturan Pilkada, kami serahkan ke Panwaslu. Kalau memang Panwaslu menemukan pelanggaran, nanti kami bisa bekerjasama untuk melakukan penindakan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ketika sudah ditetapkan pasangan calon Pilkada Jepara, pihaknya akan gencar melakukan pantauan di lapangan. Karena saat itu diyakini akan ada lebih banyak baliho dan spanduk yang dipasang. Penindakan akan dilakukan baik yang melanggar K3 maupun temuan Panwaslu soal baliho atau alat kampenye yang melanggar aturan Pilkada.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...