Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jalan di Kelurahan Kunden Grobogan Kembali Diterjang Longsor

Dua bocah melihat kondisi jalan penghubung Kelurahan Kunden dan Desa Kalirejo Kecamatan Wirosari yang longsor lagi (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Dua bocah melihat kondisi jalan penghubung Kelurahan Kunden dan Desa Kalirejo Kecamatan Wirosari yang longsor lagi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Bencana longsor yang menimpa ruas Jalan Nusa Indah di Kelurahan Kunden, Kecamatan Wirosari tampaknya bakal makin sulit diatasi. Sebab, ruas jalan ini sejak beberapa hari lalu kembali longsor akibat guyuran hujan.

Longsornya di ruas jalan tersebut memang membikin repot warga setempat. Sebab, jalan itu termasuk akses utama menuju kantor kelurahan dan ibu kota kecamatan serta desa sekitar.“Longsornya jalan ini bikin repot sekali. Kami berharap, bencana longsor ini bisa ditangani lebih serius,” kata Teguh, warga setempat.

Seperti diketahui, peristiwa longsornya ruas Jalan Nusa Indah Kelurahan Kunden itu terjadi 26 April 2014 lalu. Peristiwa ini menyebabkan lima rumah warga retak dan satu rumah lainnya terpaksa dirobohkan pemiliknya karena khawatir ikut longsor ke dalam sungai yang ada di sebelahnya.

Akibat peristiwa ini, jalan penghubung ke beberapa desa tersebut putus total dan menyebabkan warga harus mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh.

jalan longsor sepanjang 30 meter dengan kedalaman sekitar sembilan meter itu sebelumnya sudah pernah diuruk dan dibuatkan talud di pinggir sungai. Namun, tanah yang dipakai menguruk jalan longsor itu tidak berselang lama kembali ambles.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Grobogan Agus Sulaksono ketika dimintai tanggapannya mengatakan, ada beberapa kendala yang dihadapi dalam penanganan longsor di Kelurahan Kunden itu. Antara lain, status jalan tersebut milik Pemprov Jateng.

Kemudian, kendala lainnya adalah soal dana besar yang diperlukan untuk mengatasi longsoran itu. Terutama, jika melakukan upaya penyodetan sungai dan merelokasi rumah warga yang terdampak bencana.

“Kita sudah mulai koordinasi dengan berbagai pihak untuk menuntaskan bencana longsor di sana. Termasuk dengan pihak Pemprov Jateng,” katanya.

Editor : Kholistiono

 

Comments
Loading...