Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bayi-bayi di Grobogan Ini Lahir pada HUT Kemerdekaan RI

Karsini sedang menggendong bayinya yang lahir di Hari Kemerdekaan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Karsini sedang menggendong bayinya yang lahir di Hari Kemerdekaan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus kemarin menjadi momen yang istimewa buat sebagian orang tua di Grobogan. Salah satunya adalah pasangan Yanto dan Karsini, warga Desa Sendangharjo, Kecamatan Karangrayung. Sebab, mereka dikaruniai seorang anak yang lahir bertepatan dengan hari bersejarah bagi Bangsa Indonesia itu.

“Wah, saya bersyukur sekali anaknya saya lahirnya pas bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI. Soalnya hari lahirnya gampang diingat dan diperingati seluruh rakyat Indonesia. Ini adalah anak saya yang ketiga,” ungkap Karsini, saat disambangi di ruang Sadewa, RS Pemata Bunda Purwodadi.

Bayi yang dilahirkan Karsini berjenis kelamin laki-laki. Bayi yang terlihat sangat sehat itu lahir hari Rabu (17/8/2016) sekitar pukul 14.30 WIB.  Bayi dengan berat lahir 3 kg ini keluar dari rahim ibunya melalui proses persalinan normal.

Karsini tidak pernah membayangkan jika anak ketiganya ini bakal lahir bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI. Sebab, berdasarkan pemeriksaan kehamilan, anak yang dikandungnya itu diperkirakan lahir sekitar tanggal 10-15 Agustus.

Sri Rumayati menunggui bayinya yang ditempatkan dalam boks (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Sri Rumayati menunggui bayinya yang ditempatkan dalam boks (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Hari Rabu kemarin, sekitar pukul 09.00 WIB, Karsini merasakan tanda-tanda untuk melahirkan. Kemudian, ia dibawa suaminya menuju Puskesmas Karangrayung II.Namun, setelah mendapat pemeriksaan, Karsini kemudian dirujuk ke rumah sakit.

“Sekitar pukul 12 siang saya tiba di RS Permata Bunda. Beberapa jam kemudian, saya melahirkan dengan lancar,” kata perempuan 33 tahun itu.

Disinggung nama yang akan diberikan pada anak ketiganya, Karsini mengaku belum tahu. Soal nama, ia menyerahkan sama suaminya. “Belum dikasih nama bayinya. Lagi disiapkan sama bapaknya,” sambungnya.

Menurut Karsini, anak pertamanya seorang lak-laki dan sekarang berusia 13 tahun. Sementara anak kedua seorang perempuan yang sudah berumur 6,5 tahun. Kedua anaknya ini hari lahirnya tidak ada yang bertepatan dengan momen besar.

Selain Karsini, kebahagiaan serupa juga dirasakan Sri Rumayati yang juga melahirkan anak keduanya di Hari Kemerdekaan. Warga Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari ini ternyata lebih dulu melahirkan bayinya dibandingkan Karsini.

“Saya masuk rumah sakit pas subuh dan anak saya lahirnya pagi jam 09.00 WIB secara normal. Jenis kelaminnya laki-laki dengan berat lahir 3,3 kg,” kata Sri kebetulan yang juga dirawat dalam satu ruangan dengan Karsini.

Punya anak yang lahir di momen istimewa membuat Sri senang. Sebab, dia tidak akan lupa kalau ingin merayakan momen ulang tahunnya. Sri sebelumnya tidak pernah berfikiran kalau anak keduanya ini bakal lahir berbarengan dengan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI. Sebab, berdasarkan pemeriksaan kehamilan, anak yang dikandungnya itu diperkirakan lahir sekitar tanggal 15-16 Agustus.

“Saya tidak pernah berfikir bakal melahirkan tanggal 17 Agustus. Harapan saya, pokoknya bisa melahirkan dengan lancar dan anaknya selamat, sehat,” cetus perempuan 31 tahun itu.

Soal nama, Sri menyerahkan pada Sumandi (suaminya). Hanya saja, dia ingin ada kata Merdeka dalam nama anaknya ini. Hal ini untuk mengingatkan kalau kelahirannya bersamaan dengan merdekanya Bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan.

Di samping Karsini dan Sri Rumayati ternyata masih ada beberapa bayi di RS Permata Bunda yang lahir pada 17 Agustus. Dari catatan di ruang bersalin sedikitnya sudah ada 8 bayi yang lahir pada hari yang sama tetapi waktunya berbeda-beda. Proses kelahirannya ada yang normal dan ada yang melalui operasi cesar.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...