Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Omzet Penjualan Bendera Turun Hingga 50 Persen

 Bendera merah putih dan aksesoris Agustusan yang dijual di pinggir jalan yang ada di Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Bendera merah putih dan aksesoris Agustusan yang dijual di pinggir jalan yang ada di Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Omzet penjualan bendera merah putih dan aksesoris untuk perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus turun 50 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini seperti yang dialami Jamal (24) penjual bendera di Rembang yang berasal dari Garut, Jawa Barat.

Menurutnya, untuk tahun ini, omzet dari penjualan bendera selama tiga pekan sekitar Rp 11 juta. Dari omzet tersebut, dirinya mendapatkan laba bersih sekitar Rp 3 juta. Laba ini, dinilai turun dari tahun sebelumnya, yang bisa mencapai Rp 6 juta.

Menurutnya, menurunnya omzet tersebut, karena semakin banyaknya penjual bendera yang datang ke Rembang. Sehingga, masyarakat membeli bendera merah putih atau aksesoris lainnya tidak hanya di satu tempat saja.

“Kalau tahun lalu, penjual bendera asal Garut hanya sekitar 4 hingga 5 orang saja. Namun lambat laun penjual bendera asal Garut semakin bertambah. Kalau sekarang sekitar 10 orang yang berjualan di Rembang,” ungkapnya.

Ia katakan, dirinya sudah berjualan bendera di Rembang ketika menjelang HUT Kemerdekaan RI sudah sebanyak lima kali. Biasanya dirinya bersama rombongan lainnya atau keluarga.”Saya berjualan kali ini bersama orang tua saya. Namun kita berada di tempat terpisah. Saya menggelar di Jalan Kartini dan bapak menggelar dagangan di Jalan Rembang-Lasem,” paparnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...