Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Krisis Air Bersih Serang 4 Desa di Jepara

air 1
Sejumlah tandon dipersiapkan untuk menghadapi krisis air bersih. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara –  Meskipun kemarau tahun ini tergolong kemarau basah, namun sejumlah desa di Kabupaten Jepara saat ini sudah terasa krisis air bersih. Setelah Desa Raguklampitan, Kecamatan Batealit, kini ditambah tiga desa yang juga mengalami krisis air. Mereka mulai mengajukan permohonan bantuan droping air.

Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Jamaludin mengatakan, selain Desa Raguklampitan, juga disusul Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Desa Datar, Kecamatan Mayong, dan Desa Guyangan Kecamatan Bangsri.

“Meskipun mereka sudah mengajukan surat permohonan droping air bersih, pasokan air bersih akan dilakukan ke desa-desa apabila pihak pemerintah desa sudah menginformasikan benar-benar butuh. Sebab, desa-desa tersebut merupakan desa yang lengganan kekeringan setiap tahun. Jadi mereka tiap tahun memang mengajukan permohonan ke kami,” ujar Jamaludin kepada MuriaNewsCom, Selasa (16/8/2016).

Menurut dia, sampai saat ini BPBD baru melakukan droping air bersing ke satu desa, yaitu Desa Raguklampitan Kecamatan Batealit. Sedangkan untuk desa yang lain belum menunggu informasi mendesak untuk didroping air.

“Desa-desa yang setiap tahunnya mengalami kekeringan, maka kami imbau untuk segera mengajukan permohonan, karena droping air juga butuh persiapan,” terangnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...