Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Rasakan Segarnya Sari Buah Kawis Khas Rembang

 Imam Tohari (59) pembuat minuman sari buah kawis menunjukan salah satu produk jus dan sirup sari buah kawis. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Imam Tohari (59) pembuat minuman sari buah kawis menunjukan salah satu produk jus dan sirup sari buah kawis. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Buah kawista yang banyak terdapat di daerah Jawa Tengah, khususnya Rembang memang kurang populer. Tapi kalau sekali mencicip minuman yang berasal dari buah ini, maka bisa dipastikan Anda akan selalu nitip kalau ada rekan atau saudara yang berkunjung ke Rembang, di mana banyak yang memproduksi sirup kawista atau sari buah kawista.

Sirub kawista, merupakan minuman yang berbahan utama dari sari buah kawis lalu dicampur dengan gula dan air. Sirup ini rasanya sangat khas, ada campuran manis dan asamnya serta baunya wangi.

Buah kawis tergolong cukup langka di Indonesia karena pohonnya hanya bisa tumbuh di daerah kering atau panas, seperti Rembang.  Untuk mendapatkan rasa  sirup kawista yang segar dan enak diperlukan proporsi yang pas dari bahan-bahan yang dicampur.Cara membuatnya sangat sederhana.

Pertama, daging buah kawis direbus bersama air. Selanjutnya air rebusan disaring dengan menggunakan kain halus agar sari buah dan seratnya terpisah. Sari buah yang dihasilkan lalu diendapkan selama seharian penuh (24 jam) dalam wadah yang tertutup.

Setelah mengendap, pisahkan air sari lapisan atas dengan endapannya, dan tambahkan sedikit pengental. Kemudian diamkan kembali air sari tersebut selama 12 jam. Rebus kembali air sari yang telah didiamkan, dan tambahkan gula pasir dengan perbandingan 1 liter air sari kawis dan 700 gram gula pasir. Terakhir setelah air sari kawis mendidih, angkat dan dinginkan sirup sebelum memasukannya ke dalam botol. Sirup pun siap untuk dipasarkan.

Di Rembang ada beberapa produsen sirup kawista skala besar maupun home industri, di antaranya adalah Imam Tohari (59), warga Dukuh Dorangan Tengah, Desa Pantiharjo, Kaliori,Rembang.

“Minuman ini sudah menjadi ikon atau ciri khas Kabupaten Rembang. Meskpun buah kawis jarang ditemukan di Rembang, namun minuman ini tidak asing lagi di lidah warga Rembang, apalagi sekitar tahun 2000 an lalu,” ungkapnya.

Karena buah tersebut cukup jarang ada di Rembang, katanya, dirinya harus mencari ke Pacitan, Jawa Timur untuk mendapatkan bahan baku sirup kawista tersebut.

Menurutnya, untuk harga sari buah kawis ini cukup terjangkau. “Harganya bervariasi, untuk yang bisa langsung diminum, yakni, untuk 1 dus isi 16 gelas plastic dibanderol dengan harga RP 24 ribu, kemudian 1 dus isi 32 gelas plastik harganya Rp 26 ribu dan untuk kemasan botol, per botol ukuran tanggung Rp 5 ribu dan ukuran besar 600 ml Rp 10 ribu,” ungkapnya.

Sedangkan untuk harga sirup sari buah kawis ada juga yang dibanderol Rp 18 ribu per botol ukuran tanggung, Rp 24 ribu per botol ukuran 600 mili liter, Rp 25 ribu per jerigen kecil  ukura 500 mili liter dan Rp 45 ribu per jerigen ukuran 1000 mili liter.

Editor : Kholistiono

 

Comments
Loading...