Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Pati Bakal Adukan Kasus CIMB Niaga ke Presiden Jokowi

 Warga Pati membentangkan spanduk berisi permohonan pertolongan kepada Presiden Jokowi terkait dengan kasus Bank CIMB Niaga. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Warga Pati membentangkan spanduk berisi permohonan pertolongan kepada Presiden Jokowi terkait dengan kasus Bank CIMB Niaga. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Mashuri Cahyadi, warga Pati yang menjadi korban kasus sertifikat ganda Bank CIMB Niaga rencananya akan mengadukan masalah yang dihadapinya kepada Presiden Joko Widodo. Sebab, empat tahun menempuh jalur hukum, kasus tersebut tidak kunjung selesai.

Mashuri mengaku sudah tidak percaya lagi dengan penegak hukum. Berkas yang dilimpahkan Polres Pati ke Kejaksaan Negeri Pati pun disebut-sebut tak kunjung P21. Bahkan, pelimpahan itu disebut sudah dilakukan empat kali.

Hal itu yang membuat Mashuri akan mengadukan kasus itu kepada Presiden Jokowi. “Supaya Bapak Presiden melihat dan tahu kalau ada rakyatnya yang ditipu Bank Cimb Niaga. Kami memohon perlindungan kejahatan perbankan. Anak meminta tolong kepada bapak itu kan tidak masalah, Presiden Jokowi adalah bapaknya rakyat Indonesia,” ungkap Mashuri, Senin (15/8/2016).

Saat ini, dia sudah mempersiapkan dengan membuat spanduk berbunyi “Pak Presiden Jokowi, tolong kami” dengan hashtag #Bank Cimb Niaga Penipu, #Bank Cimb Niaga Menindas Ekonomi Rakyat, #Usir Saja Bank Cimb Niaga dari Indonesia, #Bank Cimb Niaga Bermental Penjajah, #4 Tahun Berperang Melawan CIMB Niaga.

Ditanya soal rencana pengaduan tersebut, Mashuri belum bisa memastikan kapan waktu yang tepat. Namun, ia bersama dengan teman-temannya rencananya akan datang ke Istana Negara supaya mendapatkan ruang untuk berdialog, termasuk adanya mediasi dari Presiden.

“Jalur hukum sudah kami tempuh. Namun, empat tahun sudah terkatung-katung. Upaya ini menjadi bagian dari mosi tidak percaya pada penegak hukum. Selama ini, bagian legal CIMB Niaga juga sering berkomunikasi, tetapi hanya say hallo saja tanpa ada solusi yang jelas,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...