Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bekal Menang di Leg Pertama, Pelatih Persiku Yakin Hadapi Leg Kedua

 

kudus-persiku-2 (e)
Pertandingan Persiku melawan Persik pada leg pertama semifinal Liga Nusantara Zona Jateng, di Stadion Wergu Wetan, Minggu (14/8/2016), berlangsung ricuh. (MuriaNewsCom/Merie)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kemenangan 2-0 Persiku Kudus melawan Persik Kendal pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Nusantara Zona Jateng, di Stadion Wergu Wetan, Minggu (14/8/2016), disyukuri pelatih.

Pelatih Persiku Hidayat mengaku senang dengan hasil yang diraih anak asuhnya itu. Dia menilai bahwa kemenangan 2-0 Persiku atas Persik adalah bekal bagus untuk pertandingan di leg kedua nanti.

”Kami tentu saja gembira dengan hasil ini. Saya kira ini adalah penampilan terbaik anak-anak selama ini,” terang Hidayat, usai pertandingan.

Hidayat mengaku dengan hasil ini, maka pertandingan pada leg kedua di Kendal pada Minggu (21/8/2016) mendatang, juga akan bisa diatasi dengan baik oleh Sugeng Riyadi dan kawan-kawan.

”Persiku unggul agregat dua gol itu adalah hasil yang luar biasa. Ini berkal berharga kami menghadapi Persik pekan depan. Mereka harus tampil dengan semangat menyerang yang cukup tinggi. Sama dengan yang diperlihatkan hari ini,” paparnya.

Hanya sayangnya, pada leg kedua nanti, Persiku yang berjuluk Macan Muria ini, harus kehilangan tiga pemain pilarnya, yang terkena akumulasi kartu kuning. Mereka adalah Edris, Medi, serta Sugeng Riyadi.

Tampil di hadapan publik sendiri, Persiku memang tampil penuh semangat untuk meraih kemenangan. Dengan menurunkan kekuatan penuh, Macan Muria terus menggebrak lini pertahanan Persik. Hingga akhirnya tercipta dua gol, masing-masing di babak pertama dan kedua.

Berbeda dengan pelatih Persiku, Manajer Persik Kendal M Wibowo mengatakan jika pihaknya menyayangkan pemainnya yang terbawa emosi. ”Memang sangat disayangkan, kalau kemudian ada pemain kita yang terbawa emosi tadi. Tapi, saya pikir anak asuh saya sudah berjuang keras selama pertandingan,” katanya.

Pertandingan Persiku melawan Persik memang diwarnai dengan kericuhan, Ketertinggalan dua gol, membuat pemain Persik emosi. Sehingga saling serang terjadi sehingga membuat pertandingan berjalan keras menjurus kasar.

Akibatnya,  kericuhan muncul saat kemelut di depan gawang Persiku, yang  membuat pemain kedua tim saling bersitegang. Di tengah suasana panas tersebut, pemain Persik Firdaus tiba-tiba melakukan pemukulan.

Sontak kejadian tersebut membuat pemain Persiku emosi dan mengejar Firdaus, yang harus menyelamatkan diri ke dalam ruang ganti. Penonton yang terpancing pun ikut serta melakukan pelemparan. Dalam suasana seperti itu, aparat kepolisian harus bekerja keras meredakan situasi.

Editor: Merie

 

Comments
Loading...