Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Daging Kodok di Kudus Terus Diburu

716
Penjual daging kodok di salah satu pasar di Kudus. (MuriaNewCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Daging kodok ternyata banyak diburu. Hal itu dibuktikan dari banyaknya daging yang laku. Per harinya mencapai 20 kg habis terjual.

Pedagang daging kodok, Sumini  (51) mengatakan, bahwa rata-rata dalam sehari, dia mampu menjual daging kodok sekitar 20 kg. Jumlah tersebut cenderung tetap lantaran pembeli adalah para langganan.

“Lumayan, tiap hari ada saja yang beli dan juga ada saja yang tanya. Ternyata banyak juga itu yang suka,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, untuk daging kodok yang dijual, sudah dalam keadaan bersih. Pembeli tinggal mencuci ulang dan bisa langsung memasak. Sebab, pembeli cenderung ingin terima beres.

Untuk daging kodok yang dijual, dibagi menjadi tiga jenis. Yakni ukuran kecil, sedang dan besar. Harganya juga bervariatif, yakni mulai Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu untuk satu kg.

“Itu saja masih ada yang suka nawar. Kalau sekarang harganya lagi turun, jika biasanya harga mencapai Rp 50 ribu per kg,” ungkapnya.

Bahan baku kodok sendiri, diterimanya dari penyetor. Rata-tata, lodok yang didapat berasal dari Pati. Dia membeli kodok hidup, dengan harga Rp 15 ribu per kg. Kemudian, kodok dibersihkan untuk dijual dalam keadaan bersih.

Langganan yang datang berasal dari berbagai tempat. Mulai Kudus, Pati hingga Jepara. Kebanyakan adalah para pengusaha warun makan daging kodok.

Yanti, pembeli mengaku senang makan kodok. Selama bertahun tahun, dia sudah menjadi langganannya untuk membeli kodok guna dimasak.

“Mau masak swieke, rasanya enak kok. Sudah tidak jijik juga karena sudah bersih,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Ruangan komen telah ditutup.