Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Khusus Pelayanan Tax Amnesty, KPP Pratama Jepara Tambah Jam Layanan

1.297

 

MuriaNewsCom, Jepara – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jepara menambah jam layanan. Terutama untuk melakukan pelayanan pengampunan pajak (tax amnesty).

Pelayanan dibuka dari Senin hingga Sabtu. Tujuan penambahan jam adalah memaksimalkan pelayanan tax amnesty bagi wajib pajak.

“Sabtu untuk hari biasa libur, tetapi khusus pelayanan tax amnesty ini kami tetap membuka layanan dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Sedangkan untuk hari biasa yakni Senin sampai Jumat dengan jam layanan dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB,” ujar Kepala KPP Pratama Jepara Endaryono kepada MuriaNewsCom, Sabtu (13/8/2016).

Menurutnya, Sabtu sengaja tetap dibuka layanan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi wajib pajak, guna memaksimalkan program tax amnesty. Penambahan waktu layanan itu dilakukan untuk mengantisipasi kesibukan para wajib pajak.

“Barang kali ada yang tidak ada waktu saat hari kerja biasa Senin-Jumat. Jadi akhir pekan, Sabtu kami buka layanan. Diharapkan dengan tambahan waktu pelayanan ini dapat dimanfaatkan oleh wajib pajak untuk mengikuti tax amnesty,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bagi wajib pajak yang ingin mengikuti program tax amnesty dapat datang langsung ke ruang khusus yang telah disediakan KPP Pratama Jepara. Itu agar menghindari oknum yang meminta imbalan tertentu yang menawarkan jasa pengurusan tax amnesty.

“Selain itu, untuk menghindari antrean, dan penumpukan di akhir periode pertama yakni 30 September 2016, kami mengimbau masyarakat agar tidak menunggu hingga menjelang akhir periode pertama itu,” terangnya.

Ia menambahkan, ketika wajib pajak ingin mengikuti program tax amnesty diharap lebih berhati-hati dengan mengurus sendiri di kantor pajak. Ketika ada pertanyaan atau persoalan, dapat pula datang ke KPP Pratama, atau menghubungi saluran komunikasi resmi Dirjen Pajak, yakni kring pajak di nomor 1500 200.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.