Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Syamsul-Maya masih Kesal Gagal Maju

syamsul
Syamsul menjelaskan perihal kegagalannya maju sebagai bakal calon bupati dari jalur independen. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Pasangan Syamsul Anwar – Mayadina Rahma masih belum bisa menerima kegagalannya.

Mereka berdua sempat berupaya untuk maju sebagai peserta Pilkada Jepara 2017 melalui jalur independen. Tapi gagal karena aturan KPU.

Mereka menolak keras jika disebut kegagalan pencalonan jalur independen sebagai kegagalan yang telah diatur atau by desain.

“Saya tidak rela dunia akhirat jika ini disebut by desain. Kami sudah berusaha dan berjuang keras bersama para relawan untuk mampu menembus persyaratan. Tetapi usaha yang demikian keras harus berakhir hanya gara-gara persoalan yang tidak substansial,” ujar Syamsul Anwar.

Itu disampaikannya di hadapan para relawan dan tim pendukung saat melakukan klarifikasi berkait kegagalan maju sebagai calon independen kepada para relawan dan pendukungnya, Jumat (12/8/2016).

Syamsul menyatakan permintaan maaf kepada seluruh relawan dan pendukungnya yang selama ini sudah bekerja keras mengumpulkan KTP, hingga mencapai 83 ribu lebih.

Menurutnya, itu merupakan angka yang tidak sedikit, dan penuh dengan perjuangan yang luar biasa.

“Jumlah dukungan dalam bentuk KTP yang disyaratkan hanya 63.119. tetapi kita sudah mampu mengumpulkan 83 ribu lebih. Ini juga menjadi kebanggaan meskipun akhirnya harus gagal gara-gara persoalan administratif yang tidak subtansial,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Mayadina Rahma. Menurut Maya, proses demi proses menggalang dukungan langsung dari masyarakat telah dilalui. Pihaknya berharap itu menjadi hal yang harus dihargai.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua relawan. Tanpa mengeluarkan uang untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat, jumlah 83 ribu dukungan itu angka yang besar. Tetapi, kita gagal karena terbentur dengan aturan yang digunakan KPU Jepara secara tekstual dan kaku,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang relawan dari unsur nelayan, Sholikul mengatakan, jumlah dukungan yang telah didapatkan sudah sangat besar. Kegagalan melalui jalur independen, tidak boleh memutuskan semangat untuk mencapai tujuan.

“Kalau tidak bisa berangkat menggunakan pesawat, bisa menggunakan perahu. Jadi, kami mendukung jika pasangan Syamsul-Maya mencalonkan diri melalui kendaraan partai politik. Sebab, masih ada banyak partai yang belum memiliki calon,” katanya.

 

Editor : Akrom Hazami

 

 

Comments
Loading...